Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (google.com)

Bintan, Lendoot.com – Kasus kekerasan yang terjadi dengan meninggalnya seorang siswa SMAN 1 Bintan Timur, TA menjadi perhatian serius Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Usai mengucapkan belasungkawa, Ansar menilai bahwa anak SMA seharusnya sudah memiliki pola pikir orang dewasa dan tidak mudah tersulut emosi.

“Anak-anak SMA itu kan seharusnya sudah berpikir dewasa harusnya, jangan hanya karena persoalan kecil mengorbankan nyawa orang lain, saya harap jangan terjadi lagi lah,” katanya seperti dikutip dari sijoritoday, Rabu (16/11/2022).

Ansar menuturkan, ia sudah menugaskan Dinas Pendidikan untuk mendalami kasus kekerasan itu.

Di sela-sela kesibukan sebagai Gubernur, Ansar berencana untuk meluangkan waktu menjenguk keluarga korban.

“Saya sudah tugaskan Dinas Pendidikan kita ke sana, mudah-mudahan saya bisa berkunjung ke orang tuanya,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, mantan Bupati Bintan 2 periode itu akan mengevaluasi kurikulum pendidikan dengan menambah muatan lokal untuk membina karakter siswa.“Kalau memang ada slot untuk kurikulum lokal, kita fokus pembinaan karakter dan sopan santun mereka,” tambahnya. (*/amr)