Gubernur Ansar Ahmad saat menjelaskan langkah intervensi pasar kepada wartawan. (foto DiskominfoKepri)

Bintan, Lendoot.com – Kenaikan sejumlah komoditi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya sayuran di Pasar Bintan Center Kota Tanjungpinang, menjadi perhatian serius Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Gubernur Ansar Ahmad mengatakan Pemprov Kepri akan menggelar intervensi pasar dengan melakukan operasi pasar untuk mengontrol kenaikan harga sejumlah komoditi sayuran.

“Nanti kita lihat apa penyebabnya dan jenis-jenis apa saja, nanti saya cek ke Disperindag dan pertanian. Kalau memang harus kita intervensi ya intervensi,” katanya.

Ansar juga mengatakan akan mempertimbangkan opsi menambah stok bahan pangan yang akan digunakan sewaktu-waktu ketika terjadi lonjakan harga-harga.

Ansar juga mengatakan stok bahan pangan memerlukan penyimpanan yang layak agar tahan lama dan tidak mudah busuk.

“Nanti saya pelajari dulu karena itu perlu cold storage untuk menjamin tidak cepat rusak karena komoditi pertanian ini kan resistensi rusaknya tinggi,” ujarnya seperti diutip dari sijoritoday.com, Kamis (17/11/2022).

Diketahui, harga bayam dari Rp8.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, kangkung dari Rp8.000 jadi Rp12.000 per kilogram, kacang panjang dari Rp8.000 jadi Rp14.000 per ikat, bawang bombay dari Rp18.000 jadi Rp22.000 per kilogram, wortel dari Rp16.000 jadi Rp18.000 per kilogram.

“Gara-gara alam, cuaca, kebun pada rusak semua katanya,” kata Pasaribu, salah satu pedagang sayuran di Pasar Bintan Center, Senin (14/11/2022).(*/amr)