Bupati Aunur Rafiq. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengisyaratkan akan segera melakukan perombakan terhadap susunan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Hal itu menyusul disorotnya Kinerja Kepala OPD oleh DPRD Karimun saat digelarnya Sidang Paripurna baru- baru ini. Dalam Paripurna itu, Rafiq menyebutkan bakal segera melakukan perombakan.

“Perombakan, rotasi dan promosi Kepala OPD tidak lama lagi akan kita lakukan,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.

BACA JUGA! Ini Dia Asal-usul Pulau Karimun Versi Siswi Disabilitas Netra

Rafiq mengatakan, saatbini dirinya masih terikat aturan yang tidak diperbolehkan seorang kepala daerah melakukan pergantian, rotasi dan promosi Susunan OPD selama 6 bulan dilantik.

“Kami terikat peraturan tidak boleh melakukan pergantian, rotasi dan promosi jabatan selama 6 bulan setelah dilantik sebagai Kepala Daerah,” bebernya.

Kabarnya, perombakan Kepala OPD itu akan dilaksanakan usai pengesahan APBD (murni) tahun anggaran 2022. Saat ini, pembahasan APBD tersebut masih dalam proses pembahasan oleh Tim Penyusunan Anggaran Daerah (TPAD) Pemkab Karimun dengan DPRD Karimun.
Rafiq pernah menyebutkan, dirinya akan mengisi jabatan Kepala OPD Pemkab Karimun dengan ASN yang sesuai dengan disiplin ilmu dan keahlian.

Meski begitu Rafiq masih menyimpan Kepala OPD mana saja yang akan digantinya. 

Selain disorot DPRD Karimun, perombakan susunan Kepala OPD Pemkab Karimun itu juga berkaitan dengan Pemkab Karimun akan membentukan dua OPD baru dan perombakan pada 6 OPD lainnya.

BACA JUGA! Sebulan Sembuh Covid-19, Kini Diperbolehkan Ikut Vaksin

Dua OPD baru yang akan dibentuk Pemkab Karimun yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Tipe A dan Badan Penanggulangan Bencana, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tipe A.

Dinas Komunikasi dan Informatika (kini Bagian Komunikasi dan Informasi) kemungkinan akan mengalami pergantian pimpinan.

Sementara perubahan tata kelola atau nomenklatur pada 6 OPD yang sudah ada antara lain Dinas Pendidikan Tipe A menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tipe A.

Kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tipe B  berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tipe A.

Berikutnya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Tipe B menjadi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tipe B.

Selanjutnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tipe A menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tipe A. 

Satuan Pamong Praja memisahkan sub Pemadam Kebakaran gabung ke Badan Penanggulangan Bencana.

Terakhir Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Energi Sumber Daya Mineral Tipe A menjadi Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro dan Energi Sumber Daya Mineral Tipe A.(rko)