Camat Meral, Herisa Anugera membacakan buku dongeng kepada peserta didik KB Mulya Baran Barat Kecamatan Meral, dalam kegiatan Gernas Baku, Sabtu (27/7/2019). (ist)

Karimun, Lendoot.com – Peserta didik dari Kelompok Bermain (KB) Mulya Baran Barat Kecamatan Meral antusias mengikuti kegiatan baca buku bersama, yang digelar dalam konsep Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku), Sabtu (27/7/2019).

Agenda Gernas Baku itu merupakan gerakan nasional, sehingga diikuti secara serencak oleh semua lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok Bermain di Kabupaten Karimun.

Camat Meral, Herisa Anugerah yang turut serta menghadiri kegiatan tersebut mengaku, sangat mendukung kegiatan baca buku, yang ditekankan kepada para anak didik. Sehingga membuka wawasan mereka.

“Mudah-mudahan kegiatan Gernas Baku ini tidak hanya di sekolah saja. Tapi harus dibawa pulang kerumah. Tunjuannya adalah untuk memfilter teknologi yang sudah semakin canggih,” jelasnya.

Wanita yang akrab disapa Icha ini juga meminta peran aktif dari semua orang tua wali murid, agar dapat membiasakan membaca buku untuk anak-anak dirumah.

“Sebelum tidur mari bacakan buku untuk buah hati kita. Agar lebih terbiasa ketika sudah semakin besar nanti. Ini merupakan tanggungjawab kita semua, mulai dari pihak lembga dan orang tua, mari sama-sama membagi waktu untuk anak,” katanya.

Terpisah, Ketua Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Karimun,Nyimas Novi Ujiani mengatakan, Gernas Baku merupakan sebuah gerakan nasional yang digelar secara menyeluruh se Indonesia.

“Maksud dan tujuannya adalah untuk melatih anak sejak usia dini menjadi gemar membaca. Sehingga anak-anak kita dapat menambah wawasan dan pemikirannya. Ketika memasuki fase dewasa maka pengetahuannya akan lebih luas. Karena buku adalah jendela ilmu,” jelas Nyimas Novi.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun ini juga mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Karimun melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hendaknya menambah buku-buku pada perpustakaan keliling yang ada, mulai dari mobil pintar maupun motor pintar. Sehingga sangat membantu masyarakat yang kesulitan menuju menuju gedung perpustakaan, karena jarak yang cukup jauh.

Tidak hanya itu, Nyimas Novi juga menekankan kepada para pendidik PAUD dan KB agar dapat membuat sebuah inovasi, bagaimana para siswa siswi tidak bosan dan jenuh ketika materi mendongeng dibacakan.

“Begitupun kepada para orang tua, pendampingan kepada anak dirumah untuk membacakan buku harus terus dilakukan, karena kegiatan di sekolah waktunya sangat terbatas,” imbuh Nyimas Novi.

Dia juga berharap, agar kegiatan memabca buku kepada anak-anak harus dilakukan secara terus menerus, artinya bukan hanya pada kegiatan seremoni belaka.

“Himpaudi Kabupaten Karimun melaksankan kegiatan ini secara serentak di 12 Kecamatan se Kabupaten Karimun. Alhamdulillah antusias para pendidik, peseta didik dan juga para orang tua murid sangat terasa pada kegiatan ini. Dan disambut baik oleh pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat. Untuk kami ucapakan ribuan terima kasih kepada semuanya yang turut serta mendukung agenda nasional ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kegiatan nasional Gernas Baku ditahun 2018 lalu dilaksanakan dalam bentuk gabungan per Kecamatan dari seluruh PAUD dan KB, yang digabung menjadi satu. Namun untuk tahun 2019 ini, dilaksanakan secara masing-masing dari semua lembaga, dengan mengikutsertakan para orang tua wali murid. (kmg/trirahardi)