Petugas dari Bapenda tertibkan spanduk di warung- warung wilayah Kecamatan Karimun, Selasa (16/6/2020). (Foto : rk/Lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Petugas dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun menurunkan spanduk- spanduk promosi yang menyalahi aturan.

Petugas tampak menelusuri satu persatu toko atau kedai yang terdapat spanduk- spanduk menyalahi aturan. Kemudian, spanduk itu langsung diturunkan dan disita.

“Kita menertibkan spanduk yang telah habis masa tayangnya,” kata Kabid Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Karimun, Raden Ricky, Selasa (16/6/2020).

Ricky mengatakan, penertiban terhadap spanduk-spanduk yang menyalahi aturan itu dilakukan karena pihak yang memasangnya tidak menurunkan kembali.

Seharusnya, penurunan spanduk itu harus dilakukan sendiri oleh pihak yang memasangnya.

“Kita tiga bulan sekali (penertiban) dengan tim dari Satpol, Dinas Pertamanan dan Bapenda melakukan penertiban. Tapi tahun ini ada regulasi berupa Perbub (Peraturan Bupati), jaminan bongkar. Jadi mereka harus ada jaminan bongkar,” katanya.

Ia menyebutkan, penertiban bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karimun serta memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang memasang promosi, namun  kurang taat aturan.

“Tujuannya meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.

Selain itu penertiban juga dilakukan apabila adanya laporan masyarakat. Biasanya masyarakat melaporkan apabila ada kondisi spanduk yang dapat membahayakan keselamatan.

(rk)