Karimun, Lendoot.com – Marbot atau penjaga masjid di kawasan Kundur, Kabupaten Karimun harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Kundur setelah postingannya viral di media sosial Facebook.

Dalam postingannya itu, pria berinisial Ms tersebut melakukan ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW. Postingan itupun membuat geram warga dan pihak berwajib, tidak membutuhkan waktu lama pelaku langsung diringkus dan digiring ke Mapolsek Kundur.

Diketahui, postingan yang dibuat oleh pelaku berawal dari kekesalannya terhadap pengurus masjid yang tidak merespon perkataannya. Yaitu tidak lancarnya air di masjid tersebut.

“Pelaku kesal sehingga membuat postingan itu,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, Rabu (27/5/2020).

Pelaku yang ditangkap pihak kepolisian itupun tidak mampu menahan tangisnya saat Kapolres Karimun menasehatinya.

Pelaku hanya bisa tertunduk, bahkan Dia juga tidak kuasa menahan air matanya dan menyesali perbuatannya.

“Seharusnya tidak begitu melampiaskan kemarahan atau kekesalan. Kenapa tidak langsung saja memberitahukan pada yang lain kalau ada masalah,” kata Adenan menasehati pelaku yang mengaku baru hijrah tersebut.

Kapolres Karimun tidak ingin adanya kasus-kasus serupa terjadi di Karimun. Dia mengharapkan masyarakat tidak terjerat dengan hukum yang bersangkutan UU ITE.

Bahkan, Adenan juga menyebut bahwa tidak harus banyak tahanan harus menjadi hebat atau baik. Tapi bagaimana caranya dapat membuat masyarakat mengerti dan paham dengan apa yang dilakukan.

“Tidak perlu banyak orang yang ditahan. Tapi bagaimana supaya orang banyak paham dan mengerti,” ujarnya.(rk)