Usai terpilih, Aksa Halatu beripose bersama Anggota PAMMS Kota Batam. di Pusat Informasi Haji (PIH) Hotel, Batam Center, Batam, Kepri Minggu (7/7/2019) . (ronniye)

Batam, lendoot.com – Aksa Halatu akhirnya terpilih secara aklamasi memimpin Perkumpulan Anak Medan Milenial Sumut (PAMMS) Kota Batam. Acara pemilihan ini digelar di Pusat Informasi Haji (PIH) Hotel,  Batam Center, Batam Provinsi Kepri, Minggu (7/7/2019)  malam. Dengan sekretaris terpilih Dedi Sutanja dan Bendahara Diah Prawiro.

Aksa Halatu mengatakan, pembentukan PAMMS Kota Batam didasari dengan kebersamaan. Ia menilai,  persatuan sebagai rumah anak Medan di Batam perlu dibentuk. Bertujuan untuk menyatukan visi dan misi.

“Demi tercapainya perbaikan ekonomi anggota, pendidikan,  kesejahteraan dan sosial. Kami sangat rindu kekompakan anak Medan,” papar Aksa di hadapan ratusan penggagas awal PAMMS Kota Batam.

Pada kesempatan itu,  Aksa juga menceritakan tentang dirinya yang dari Medan hingga sampai ke Batam. Saat tiba di Batam tak ada satu orang pun yang ia kenal. Ia pun hidup di pelabuhan.

“Untuk itu,  saya bandingkan dengan diri saya kala itu. Dengan itu,  dengan semangat juang tinggi,  saatnya anak Medan bersatu dan punya rumah sendiri yakni PAMMS Kota Batam,” seru Aksa.

Aksa mengatakan,  PAMMS Kota Batam dibuat periode kepemimpinan per tiga tahun. Periode perdana 2019-2022. Tujuan mempersingkat,  agar ada regenerasi ke depan. Sehingga terjadi perubahan struktur organisasi dan penyegaran yang baik.

Diakui Aksa,  terbentuknya PAMMS Kota Batam ada yang pro-kontra. Ia mengatakan,  semangat terbentuknya perkumpulan anak Muda ini didasari kekeluargaan.

“Jika ada perbedaan pendapat soal biasa. Kami hadir bukan untuk membenturkan. Tapi menyatukan. Karena satu maka kuat. Kami ingin perkumpulan ini sebagai tempat melapor apa saja kendala sosial. Mau pendidikan, sosial, ketenagakerjaan dan lain-lain,” kata Aksa dengan suara lantang.

Sementara itu,  sesepuh warga Medan Sumut yang sudah lama di Batam Parlaungan Siregar mendukung terbentuknya PAMMS. Ia mengatakan,  dengan adanya organisasi anak muda bisa mendatangkan warna. “Kami hanya ingin,  agar timbul persatuan. Kokoh dan menjadi panutan,” katanya.

Pria yang juga sebagai Presiden Nato ini berharap,  keberadaan PAMMS bisa hadir bagi semua. Dan bisa memberikan kontribusi bagi anak-anak Medan yang di Batam. “Wujudkan itu,” harapnya.

Pada acara itu, dihadiri beberapa sesepuh asal Medan Sumut. Seperti Netty Herawati, Jernih Milayati Siregar dan beberapa sesepuh anak-anak muda Medan lainnya. Dan juga dihadiri ratusan kaum milenial. Aksa dan penggagas lainnya sedang mengurus akta notaris PAMMS. Agar gaungnya lebih besar dan sah secara hokum. (ronniye)