Karimun, lendoot.com – Enam orang warga binaan Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun mendapatkan remisi bebas. Remisi tersebut diberikan langsung oleh negara bersempena perayaan HUT RI ke 74 tahun.

Keenam warga binaan yang menerima remisi bebas antara lain, dua orang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Malaysia, dalam kasus penyalahgunaan narkoba, dan empat orang warga negara Indonesia (WNI) dengan kasus pencurian.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Novi Irwan mengatakan, jumlah keseluruhan warga binaan yang mendapatkan remisi sebanyak 180 orang. Enam diantaranya mendapatkan remisi langsung bebas, dan sisanya merupakan potong masa tahanan.

“Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani masa hukumannya dengan baik, dan tidak melanggar aturan dalam rutan. Sehingga diusulkan sebanyak 180 orang dan setujui semua. Enam orang diantaranya mendapatkan remisi bebas,” kata Novi, Kamis (15/8).

Dikatakan Novi, warga binaan yang mendapatkan remisi dinyatakan telah memenuhi syarat administrafit dan substantif. Salah satu syarat yang harus dipenuhi seperti telah menjalani masa hukuman minimal enam bulan penjara, tidak terdaftar pada register buku catatan pelanggaran disiplin narapidana, dan turut aktif mengikuti program pembinaan.

Novi menyebutkan, remisi potong masa tahanan bagi warga binaan bervariatif, mulai dari satu bulan, dua bulan hingga 6 bulan. Dengan rincian antara lain, 67 orang dapat potongan satu bulan, 52 orang dapat potongan dua bulan, 36 orang dapat potongan tiga bulan, 18 orang dapat potongan empat bulan dan tujuh orang dapat potongan enam bulan.

Lanjut dia, remisi yang diperoleh warga binaan terbagi kedalam dua jenis. Yakni remisi umum, yang biasanya diberikan langsung oleh negara seperti remisi HUT RI pada 17 Agustus setiap tahunnya. Serta remisi khusus, yang diberikan saat hari besar keagamaan, seperti perayaan Natal dan Hari Raya Idul Fitri.

“Remisi umum ini nantinya akan disampaikan langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, setelah membacakan sambutan dari Kemenkumham, pada 17 Agustus besok,” tutupnya.(kmg)