Karimun, Lendoot.com – Akhirnya pasien penderita tumor otak, Elandra Dwiguna (23) menjalani operasi tahap awal oleh Tim Medis RSUD Muhammad Sani, Senin (1/7/2019). Operasi berlangsung sejak pukul 11.10 WIB hingga pukul 14.20 WIB, dengan jumlah tim medis terdiri dari 8 orang.

Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun, Zulhadi menjelaskan, langkah operasi Elandra itu terlaksana setelah melalui kajian yang dilakukan bersama Pemkab Karimun.

“Kami sampaikan bahwa kita mengambil langkah alternatif untuk operasi di rumah sakit kita dengan mengkaji semua hal, termasuk kita koordinasi dengan bapak bupati dan Dinas kesehatan untuk masalah ini,” jelasnya dalam keterangan resminya dalam konferensi pers.

Zulhadi mengatakan, sebelumnya pihak RSUD Muhammad Sani telah menyiapkan peralatan untuk pelaksanaan operasi bedah saraf yang akan dilakukan terhadap Elandra.

“Kita mendatangkan peralatan Medical Terapi dari Bandung untuk operasi ini. Tentu dengan operasi ini pasien tidak harus lagi menempuh perjalanan yang jauh ke kota batam. Di samping itu, Pasien ini menjadi pasien pertama kita melakukan tindakan operasi bedah saraf,” jelasnya.

Dokter Spesialis bedah saraf RSUD Muhammad Sani dr. Andi Nugraha Sendjaja, memastikan tindakan operasi yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah setelah kurang lebih tiga jam kita operasi, akhirnya dapat berjalan dengan lancar. Selama operasi kita juga tidak menemukan hal yang berbahaya dan dapat terkontrol semuanya,” katanya.

Sejauh ini, tim medis telah mengambil sample tumor yang terdapat di bagian kepala pasien untuk selanjutnya dilakukan penelitian Patologi Anotomi di RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun.

“Kita sudah mengambil sample jaringan tumor, dan sejauh ini masih di teliti di Patologi anotomi nya, apakah itu tumor ganas atau tidak. Pemeriksaan ini juga kita lakukan di RSUD Muhammad Sani. Pasca operasi ini, pasien masih harus melalui upaya-upaya lanjutan agar kondisinya dapat terus stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi menambahkan, saat ini untuk biaya pengobatan Elandra sepenuhnya di tanggung BPJS setelah Pemerintah Kabupaten Karimun melalui dinas Kesehatan membantu kepengurusan jaminan kesehatan terhadap Elandra.

“Dengan BPJS itu kita juga bisa melakukan kemoterapi terhadap pasien jika diperlukan. Kita juga memiliki anggaran untuk itu,” tambahnya. (riandi)