Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Karimun segera melakukan input data E-Planning SIMDA.

Hal ini disampaikannya usai melakukan Pelantikan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Struktural, Pengawas dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun Tahun 2020, di Gedung Nilam Sari, Jumat (3/1/2020) kemarin.

“Saya minta secepatnya, saya tak bisa, artinya kalau dia tidak jalan kita ganti. Itu tidak boleh. Jika ini tidak dilakukan maka proses keuangan itu tidak akan dapat berjalan, termasuk pembayaran gaji, dan Tukin,” ujarnya.

Rafiq mengatakan, sampai saat ini baru 14 Dinas yang sudah menyelesaikan penginputan data E-Planning SIMDA dan masih ada 37 lagi yang belum melakukan.

“Di tahun 2020 kita sudah menggunakan E-Planning SIMDA yang sudah terintegrasi, dengan begitu seluruh OPD harus melakukan input data. Sampai hari ini baru 14 dinas yang baru menyelesaikan. Masih ada 37 lagi yang harus melakukan E-Planning ini,” katanya.

Rafiq menambahkan, proses ini tidak boleh setengah-setengah dikerjakan dan keseluruhan harus terintegrasi, karena sistem ini sudah terkoneksi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jika satu terhambat maka akan menghambat keseluruhannya. Sistem yang kita gunakan dari mulai perencanaan sampai dengan evaluasi itu sudah terintegrasi secara menyeluruh. Dan itu sudah terkoneksi dengan BPK, BPKP, KPK,” tambahnya. (riandi)