Karimun, Lendoot.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun sampai saat ini mencatat sekitar 40 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Karimun siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April mendatang.

Tahun 2020 menjadi tahun terakhir penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dengan format seperti yang berlangsung selama ini.

Setelah itu, mulai tahun 2021 UN akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Adapun pelaksanaan pengganti UN mulai 2021 akan tetap dilaksanakan berbasis komputer sebagaimana UNBK.

Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Riza Kurniati mengatakan, Dinas Pendidikan Karimun saat ini sudah melakukan persiapan pelaksanaan UN tahun 2020 dengan hampir menyelesaikan pendataan sekolah dan jumlah diswa peserta ujian nasional.

“Kita sudah mulai melakukan persiapan untuk pelaksanaan UN dengan melakukan pendataan sekolah dan jumlah siswa peserta ujian. Untuk UN tahun 2020 ini terakhir,” kata Riza, Senin (6/1/2020).

Ia mengatakan, sekitar 40 dari 60 SMP sudah dipastikan akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer atau UNBK dan telah menyatakan kesiapannya.

“Sejauh ini ada 40 sekolah, mungkin bisa lebih. Karena kita masih mendata dan beberapa hari kedepan baru menerima kepastiannya. Untuk yang belum bisa melaksanakan UNBK itu rata- rata di pulau, karena disana terkendala oleh jaringan,” katanya.

Ia menyebutkan, UNBK nantinya akan digelar dalam dua kategori, antara lain ada yang melaksanakan secara mandiri dan ada juga dengan menumpang sekolah lain.

“Ada sejumlah sekolah yang melaksanakan secara mandiri, dan sebagian lainnya dengan menumpang sekolah lain. Itu karena sarana dan prasarana yang masih belum memadai,” ujarnya.

Riza berharap, pelaksanaan UN tahun 2020 ini dapat berjalan lancar dengan segala persiapan yang akan dilakukan.

“Harapan kita di UN tahun terakhir ini semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala,” katanya. (ricky robiansyah)