Karimun, lendoot.com – Skenario panjang kasus penganiayaan yang menyeret nama pengusaha hotel di Karimun Billy terus bergulir. Korban penganiayaan bernama Ricardo kembali menantang mantan bosnya itu untuk melakukan sumpang pocong guna membuktikan bahwa kasus dialaminya itu benar.

Terkait tantangan itu, Billy mengaku siap melakukan sumpah pocong seperti yang diminta mantan karyawannya tersebut demi membuktikan kebenaran kasus penganiayaan yang menyeret dirinya.

“Saya juga bisa katakan apa yang diberikan keterangan olehnya bohong. Saya tidak mengerti apa yang dimaksudnya sumpah pocong di Klenteng itu, tapi apabila dia ingin seperti itu, saya berani melakukan itu, namun apakah itu sah dimata hukum,” kata Billy, Rabu (7/8/2019).

Billy mengatakan, terhadap proses hukum yang menyeret namanya itu, pihaknya menyerahkan seluruhnya kepada kepolisian Karimun guna mengungkap fakta kebenaran sebenarnya.

“Sebenarnya saya juga tidak mengerti tujuannya apa, jadi saya minta kepada Ricardo jangan mengungkit-ungkit yang berkaitan dengan agama atau yang lain, dalam arti jangan disangkut pautkan dengan suku, ras, dan agama,” katanya.

Billy khawatir mantan karyawannya itu menjadi alat politik dari orang lain sehingga dapat merugikan dirinya sendiri.

“Terkait tuduhan adanya barang yang kita sita dari Ricardo. Kita tidak ada menyuta barang disebutkannya itu. Ada apa dibalik ini, jangan sampai dia dipolitisasi,” katanya.

Sebelumnya, seorang pengusaha hotel di Karimun Billy dilaporkan mantan karyawannya atas dugaan kasus penganiayaan. Saat ini, kasus itu sudah ditangani kepolisian Polres Karimun. (ricky)