Karimun, Lendoot.com – Tekad Pondok Pesantren Arraudah untuk dapat menyelenggaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tinggal selangkah lagi.

Karena, Pada Selasa siang (30/7/2019) pesantren yang berlokasi di Kecamatan Tebing itu mendapatkan bantuan sebanyak 11 unit komputer, yang bersumber dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani.

Dalam kesempatan itu Nyimas Novi menjelaskan bantuan 11 unit komputer sebagai bentuk motivasi bagi para peserta didik di pondok pesantren Ar-Raudah. Secara perlahan akan terus didorong agar dapat fasilitas yang layak seperti lembaga pendidikan lainnya.

“Dengan bantuan berupa 11 unit komputer ini, harapan saya agar peserta didikdi pesantren ini dapat melakukan pembelajaran atau ekstrakurikuler. Alhamdulillah hari ini bisa kita wujudkan, yang penganggarannya bersumber dari dana reses saya dalam usulan tahun 2018,” jelas Nyimas Novi.

Nantinya, Nyimas Novi juga akan tetap mendorong agar pesantren tersebut mampu mencukupi kebutuhan perangkat komputer, agar UNBK dapat terlaksana seperti sekolah-sekolah favorit di Kabupaten Karimun.

Dia juga meminta agar pemerintah Kabupaten Karimun dapat turut serta memberikan perhatian penuh. Termasuk juga di semua lembaga pendidikan lainnya. Tentunya juga akan memperhatikan anggaran yang tersedia, sehingga dapat dilakukan penambahan perangkat komputer ditahun berikutnya.

“Tapi alhamdulillah bisa kita serahkan hari ini. Memang rencana mau diberikan langsung diawal tahun, tapi berhubung memasuki tahun politik sehingga saya pending. Tunggu setelah Pemilu agar semuanya sama-sama enak. Karena niat kita adalah membantu dan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan,” katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Raudah, Ustad Ali Asmin menyebutkan, salah satu targetnya dalam penerimaan bantuan komputer tersebut adalah, agar anak-anak pondok pesantren tidak hanya identik dengan pendidikan agama saja. Tapi lebih dari itu, harus membekali dengan ilmu pengetahuan lainnya.

“Ini harus dimanfaatkan dan bisa membantu. Apa lagi target kita kedepan agar anak-anak di pondok pesantren ini bisa ikuti Uajian Nasional Berbasi Komputer (UNBK), kan minimal harus ada 20 perangkat, jadi tinggal sembilan komputer lagi, mudah-mudahan bisa. Jangan cuma sekolah favorit dan unggulan saja yang bisa. Insyaallah kita pun kedepan harus dapat melaksanakannya,” kata Ali.

Sebelumnya adanya bantuan 11 perangkat komputer dari Nyimas Novi, Ali mengaku memang telah ada beberapa unit komputer, bantuan dari masyarakat yang usaha warnetnya telah tutup. Sehingga beberapa perangkat diserahkan ke Pondok Pesantren Arraudah. Namun spesifikasinya tidak dapat digunakan untuk pelaksanaan UNBK, hanya dapat digunakan untuk belajar mengetik saja, atau program MS Word.

“Alhamdulillah tentunya kita sangat bersyukur kepada Allah SWT, dan juga berterimakasih juga kepada Ibu Nyimas Novi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang telah memberikan bantuan komputer ini untuk anak-anak kami disini. Sehingga para peserta didik disini tidak lagi ketingalan pendidikan dibidan IT,”tutupnya.(trirahardi/kmg)