Wisata Mangrove di Kampung Tua Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa. (ist kemenkraf.go.id)

Kawasan mangrove di Kampung Tua Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Desa Wisata ini menyimpan pesona.

Kawasan mangrove atau konservasi bakau ini kini sudah disulap menjadi destinasi wisata rekreasi dan edukasi.

Terdapat bakau-bakau berusia puluhan hingga ratusan tahun yang kini dilestarikan.

Dari kelebihan itu, kawasan mangrove itu kini diberi nama Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu’. Kini menjadi andalan sebagai ikon wisata di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Kota.

Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno pernah mengunjungi kawasan wisata mangrove tersebut.

Dalam kunjungannya, Sandi Uno menekankan tiga hal penting yang dimiliki oleh Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip. Yaitu; sebagai sarana rekreasi, edukasi dan konservasi.

“Dari 100 orang pekerja yang mengelola Desa Wisata ini membuktikan bahwa sektor pariwisata melahirkan lapangan kerja,” ujar Sandiaga Uno kala kunjungannya beberapa waktu lalu.

Lokasi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, serta tidak jauh dari Pelabuhan Nongsa Pura menjadi nilai tambah tersendiri bagi destinasi wisata kebanggaan masyarakat Batam tersebut.

“Saya sudah koordinasi dengan Konsulat Singapura terkait penawaran paket wisata edukasi dan konservasi mangrove di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip. Jadi pelajar Singapura yang sedang berlibur bisa berwiata disini,” kata Sandiaga Uno.

Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah, Walikota Batam Muhammad Rudi juga pernah berencana untuk memeriksa status lahan-lahan mangrove di Kota Batam agar dapat dilestarikan dengan bantuan pengelola kawasan setempat.

“Desa Wisata ini kita kemas tidak hanya khusus rekreasi, namun juga sarana edukasi. Sehingga bersama pemerintah Provinsi Kepri kami akan membangun fasilitas trotoar bagi para pejalan kaki,” kata Muhammad Rudi.

Dengan adanya wisata baru ini, harap Muhammad Rudi, pariwisata di Kota Batam dapat bangkit secara menyeluruh dan menjadi andalan pertumbuhan perekonomian daerah. (msa)