Batam, Lendoot.com – Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 H bagi Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad adalah momentum untuk mengevaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depan.
Mengatasnamakan Pemko Batam, Amsakar menyampaikan pesan tersebut, sekaligus mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah.
“Semoga awal tahun baru Islam ini akan memotivasi kita untuk melanjutkan kehidupan secara baik dan lebih meningkat lagi tentunya,” ujar Amsakar, Minggu (31/7/2022).
Sebagai kota dengan pendekatan agamis, Pemko Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan dengan dirinya, akan terus memberikan perhatian untuk memajukan pembangunan di bidang keagamaan.
Perhatian ini dibuktikan dengan terus dialokasikannya dana bantuan untuk rumah ibadah setiap tahunnya. Muhammad Rudi yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepri misalnya telah membangun dua masjid yang sangat ikonik dan megah di Kota Batam.
Masjid tersebut yakni Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dan Masjid Tanjak.
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah merupakan terbesar di Sumatera yang dapat menampung lebih dari 25 ribu jemaah, berlokasi di daerah pemukiman Batuaji.
Lalu ada juga Masjid Tanjak dibangun dengan mengkombinasikan antara nilai spritual dengan nilai kearifan lokal, serta bentuknya seperti tanjak yang pakai di kepala, diresmikan satu bulan yang lalu.
“Pembangunan masjid ini juga sebagai tempat ibadah dan pusat pembinaan karakter bagi masyarakat Batam sekaligus tempat destinasi wisata religi,” katanya.
Selain itu, Pemko Batam memberikan isentif setiap tahunnya kepada imam masjid, mubalig, pendeta, Guru TPQ dan lainya.
Amsakar menambahkan, peran dan kedudukan para pemuka agama sangat penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas masyarakat yang baik ahlaknya. Khususnya generasi muda sehinga ke depan tidak hanya memiliki kecerdasan spritual, juga memiliki kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional.
“Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi visi misi Batam, yaitu wujudkan Batam Bandar Dunia Madani yang Modern dan Sejahtera,” ucap Amsakar. (ddh)



