Karimun, Lendoot.com – Ketersediaan penunjang layanan Genose C19, berupa plastik nafas  di Pelabuhan Karimun, , Rabu (19/5/2021), habis. Calon penumpang terpaksa menggunakan surat keterangan kesehatan (Suket) saat melakukan perjalanan antarkabupaten dan antarkota.

Kimia Farma, sebagai penyedia layanan Tes Genose hanya menyediakan 500 plastik nafas perharinya. Namun, jumlah itu berbanding jauh dengan kebutuhan di Pelabuhan Karimun.

Koordinator Genose C19 Kabupaten Karimun Franky menjelaskan, ketersediaan plastik nafas Genose masih terbatas, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan di Pelabuhan Karimun.

“Tadi sejak pagi kita sudah melaksanakan genose kepada 184 orang. Itu kuota kemarin,” kata Franky.

Ia mengatakan, karena kehabisan stok plastik nafas genose, calon penumpang di Pelabuhan Karimun sementara waktu menggunakan surat kesehatan untuk melakukan perjalanan.

“Walaupun hanya menggunakan surat kesehatan perjalanan, kami mewajibkan para penumpang melakukan tes genose di pelabuhan tujuan,” katanya.

Frangki mengimbau kepada seluruh pelaku yang melakukan perjalanan pagi untuk dapat melakukan tes genose sehari sebelumnya.

“Genose berlaku 1×24 jam, jadi untuk pelaku perjalanan pagi sebaiknya dapat melakukan pemeriksaan genose sehari sebelumnya entah itu siang atau sore hari sebelumnya,” katanya.

Dari informasi diterima, rencananya plastik nafas genose kembali akan dikirimkan ke Karimun untuk mengatasi ketersediaan yang kosong.

Terkait adanya kerumunan yang terjadi saat melakukan pengecekan genose C19, pihaknya juga telah di bantu oleh polres Karimun untuk selalu menjaga jarak. (rko)