Lingga, Lendoot,com – Lurah Sungai Lumpur Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga Raja Roni Wahyudin meraih Paralegal Justice Award (PJA) 2024.
Pengakuan atas dedikasinya dalam penyelesaian konflik melalui non-litigasi ini diberikan dalam sebuah acara prestisius di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (3/6/2024) malam tadi.
Paralegal Justice Award Tahun 2024, yang berlangsung sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2024, yang dilaksanakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM Cinere-Depok.
Merupakan kerjasama Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kementerian Hukum dan HAM RI, Mahkamah Agung RI, Kementrian Dalam Negeri RI, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Penghargaan Paralegal Justice Award merupakan sebuah pengakuan terhadap individu yang telah berkontribusi dalam memajukan praktik keadilan di tingkat lokal melalui penyelesaian masalah secara damai di masyarakat.
Raja Roni Wahyudin dianugerahi Non Litigation Peacmaker bersama 292 kepala desa serta lurah lainnya dari seluruh Indonesia. Sebuah gelar yang mengukuhkan komitmen mereka terhadap keharmonisan dan penyelesaian konflik di luar ruang sidang.
Sebelum pencapaian ini, Raja Roni beserta 300 kepala desa dan lurah lainnya mengikuti serangkaian pelatihan yang intensif.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek hukum dan penyelesaian konflik, seperti pengantar tentang negara hukum dan Pancasila, hukum pidana dan perdata, hukum administrasi negara, serta teknik penyelesaian konflik/sengketa melalui non-litigasi, yang diberikan oleh Hakim Mahkamah Agung RI.
Pelatihan ini menjadi fondasi bagi mereka untuk berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis.
Penghargaan yang diraih Raja Roni tidak hanya merupakan kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa dampak positif bagi Kecamatan Singkep dan Kabupaten Lingga secara keseluruhan. Keberhasilan ini menempatkan mereka di peta prestasi nasional, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi pejabat lain di Indonesia untuk mengedepankan penyelesaian masalah melalui cara-cara damai.
“Terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, staf kelurahan, warga masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur khususnya, dan masyarakat Kabupaten Lingga pada umumnya,” ujarnya,
Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Bupati Lingga, Sekretaris Daerah, Bagian Hukum Setda Kabupaten Lingga, OPD dan Camat Singkep yang telah memberikan dukungan pada kegiatan tersebut sehingga saya dapat menjadi salah satu penerima Penghargaan PJA 2024 di Tingkat Nasional. (fja)




