“Serang Duluan” Sebelum Masalah Datang: Singkep Barat Gelar Gotong Royong Serentak Lintas Sektor

Kecamatan Singkep Barat saat melakukan gotong royong, siang tadi, (ft wandy)

Lingga – Pemerintah Kecamatan Singkep Barat memilih langkah proaktif daripada sekadar menunggu laporan warga. Pada Selasa (7/4/2026), seluruh elemen masyarakat dikerahkan dalam aksi gotong royong serentak guna “menyerang” sumber masalah: saluran air yang tersumbat, tumpukan sampah, hingga dahan pohon yang mengancam keselamatan jalan.

Aksi ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan operasi all-in yang melibatkan unsur Uspika, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa.

Sejumlah titik strategis mulai dari Desa Kuala Raya hingga kawasan Sungai Raya (Tangsi Rasip) menjadi sasaran utama. Petugas dan warga bahu-membahu membersihkan parit dan melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang akibat cuaca ekstrem.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Susi Yenty, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi keselamatan yang jauh lebih besar daripada sekadar urusan estetika lingkungan.

“Gotong royong ini adalah upaya nyata untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi potensi bahaya. Parit yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi memastikan jalan tetap aman bagi pengendara agar tidak terjadi kecelakaan,” tegas Susi.

Di balik tajamnya parang dan ayunan cangkul, terpancar semangat kekeluargaan yang kental. Susi memberikan apresiasi tinggi karena masyarakat tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktif membawa peralatan pribadi dan terjun langsung ke lapangan.

“Tujuan utamanya adalah menumbuhkan kepedulian. Sangat membanggakan melihat semua pihak ambil bagian, tidak ada yang sekadar menonton. Ini bukti bahwa kebersamaan kita masih sangat solid,” tuturnya.

Pemerintah Kecamatan Singkep Barat berharap aksi serentak ini menjadi pemantik bagi warga untuk menjadikan gotong royong sebagai budaya rutin, bukan sekadar agenda seremonial satu hari.

Dengan lingkungan yang terjaga dan saluran air yang lancar, risiko bencana skala kecil dapat diminimalisir, sekaligus mempererat hubungan emosional antarwarga di wilayah Singkep Barat. (wan)