Bintan, Lendoot.com – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kembali menggarkan program gerakan membangun kampung (Gerbang Kampung).
Nilai nya mencapai Rp 40 juta per kampung dari sebelumnya rata-rata Rp30 juta per kampung, atau terjadi penambahan sebesar Rp10 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelaksanaan program ini agar berbeda dari tahun sebelumnya. Perbedaannya yakni, anggaran tersebut hanya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur di kampung-kampung yang skala kecil.
“Kalau tahun lalu boleh untuk pemberdayaan dan infrastruktur, tahun ini khusus untuk infrastruktur saja,” ungkap Roby seperti dikutip dari sijoritoday, Kamis (12/1/2023).
Roby berharap dengan program Gerbang Kampung ini bisa mendorong semangat masyarakat untuk membangun kampungnya. Roby mencontohkan, ada jalan kampung yang rusak dan perlu penanganan segera. Maka anggaran Gerbang Kampung menjadi solusinya.
“Kalau yang skala kecil dan sifatnya mendesak, bisa menggunakan program Gerbang Kampung ini,” timpalnya.
Selain itu, Roby pun mengabarkan jika tahun ini ada 9.000 pekerja renta seperti nelayan, tukang ojek dan pekerja rentan lainnya akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya menyampaikan, Pemkab mengalokasikan anggaran untuk 6.000 pekerja rentan sedangkan Pemprov Kepri menganggarkan untuk 3.000 pekerja rentan. “Jadi totalnya ada 9.000 pekerja yang kita bantu iuran BPJS Ketenagakerjaannya,” katanya. (*/oxy)




