Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan. (ist)

Bintan, Lendoot.com – Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan perhatiannya kepada nelayan terkait upaya pengamanan akvititas nelayan di Kabupaten Bintan.

Roby menginstruksikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan untuk segera membuat satu kontak call center berupa pengaduan bagi para nelayan yang beraktivitas di lautan Bintan.

Hal ini untuk membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan dan pengamanan wilayah laut dari keluhan para nelayan Bintan yang selama ini disampaikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan membentuk Forum Koordinasi Pengawasan dan Pengamanan Perikanan Wilayah Kabupaten Bintan. Pembentukan Forum ini merupakan lanjutan usai pembahasan keluhan nelayan berkenaan dengan maraknya penggunaan pukat trawl, mini trawl dan cantrang.

Roby berkata forum ini mampu menertibkan segala perbuatan terlarang khususnya di wilayah laut. Dirinya ingin agar para nelayan bisa tenang mencari penghidupan dari lautnya sendiri.

“Wilayah Bintan yang lebih 90 persen adalah perairan. Ini kekayaan tersendiri dan harusnya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat Bintan dengan pemanfaatan yang berazaskan kelestarian,” ungkapnya.

Forum Koordinasi yang dibentuk ini diarahkan langsung oleh Plt Bupati Bintan, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Ketua DPRD Bintan, Kapolres Bintan, Kejari Bintan, Kafasharkan Mentigi, Dandim 0315/Tanjungpinang, Danlantamal IV Tanjungpinang, Danlanud RHF, Kepala PN Kelas IA Tanjungpinang serta Dansatrad 213 Tanjungpinang.

Forum ini diketuai oleh Pj Sekda Bintan yang dibantu oleh Kasat Reskrim Polres Bintan sebagai wakilnya dengan beranggotakan dari berbagai instansi terkait, mulai dari PSDKP Kepri, Dinas Perikanan dan Kelautan Kepri, KSOP Kelas III Kijang, Wings Udara I, KPLP Tanjung Uban, Polairud Polres Bintan, OPD Teknis Bintan, Camat se-Bintan hingga Danramil hingga Dan Pos AL se Kabupaten Bintan.

Nantinya tugas Forum ini sebagai tim lebih kepada upaya preventif, dalam bentuk pembinaan dan sosialisasi. Kemudian jika ada laporan masyarakat dan terbukti maka tim saling berkoordinasi menjalankan peran dan fungsi sesuai tugas masing-masing seperti upayakan penindakan dan lainnya.

Seluruh wilayah perairan yang masuk dalam zona Bintan akan mendapat pengawasan penuh. Jika terdapat tindakan pelanggaran akan dilakukan penindakan sesuai dengan regulasi yang berlaku oleh instansi yang berwenang.

“Nanti secepatnya dalam waktu dekan DKP Bintan siapkan satu nomor kontak sebagai call centre pusat pengaduan, segera informasikan ke masyarakat. Apapun yang terjadi agar bisa cepat dikomunikasikan, dilaporkan dan ditindaklanjuti,” tutup Roby. (*/amr)