Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun Dodi Naksabani. (rko)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 231 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Kelas II Tanjungbalai Karimun diusulkan terima Remisi Khusus Hari Besar Keagamaan Idul Fitri dan Waisak.

Pemberian remisi kepada 231 WBP itu sesuai Kepres Nomor 74 tahun 1999 tentang remisi. Usulan remisi ini telah diajukan ke Kementerian Hukum dan Ham pada awal Mei 2021 lalu.

Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun Dodi Naksabani mengatakan, remisi tersebut diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani masa hukumannya dengan baik dan tidak melanggar aturan dalam rutan. Sehingga mereka diusulkan kepada Kementerian Hukum dan Ham untuk mendapatkan remisi.

“Semua WBP yang diberikan remisi dipastikan telah memenuhi ketentuan yang berlaku,” kata Dodi, Senin (10/5/2021).

Dodi mengatakan, sebanyak 231 WBP penerima remisi itu terdiri dari 221 orang remisi khusus Idul Fitri 1442 Hijriyah dan 10 orang Remisi Khusus hara raya Waisak.

“Usulannya serentak, tapi untuk pemberian remisinya berbeda. Lebih dulu remisi khusus Idul Fitri,” katanya.

Dodi menyebutkan, besarnya remisi khusus Hari Raya yang diberikan kepada napi yang telah menjalani pidana selama 6 (enam) bulan sampai 12 (dua belas) bulan, dan memperoleh pengurangan 15 (lima belas hari).

Sedangkan, napi yang telah menjalani pidana 12 (dua belas) bulan atau lebih memperoleh pengurangan 1 (satu) bulan.

Persyaratan napi yang berhak untuk memperoleh remisi khusus Hari Raya, yakni berkelakuan baik selama menjalani pidana sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan dihitung sejak tanggal penahanan sampai dengan tanggal 11 Mei 2021.

“Total seluruh WBP kita ada sekitar 504, jadi setengah yang hanya menerima,” katanya.