Karimun, Lendoot.com – Tim Gabungan perluas area pencarian nelayan bernama Syed Kadar Zailani (37) yang dikabarkan hilang sejak Senin (8/6/2020) malam.

Nelayan itu hilang setelah kapal yang digunakannya nyaris dihantam (sebelumnya diberitakan ditabrak) Kapal Super Tanker.

Ia melompat ke laut bersama rekannya untuk menyelamatkan diri. Naas rekannya berhasil selamat, sementara dirinya hilang dan hingga saat ini belum ditemukan.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir mengatakan, bahwa pencarian terhadap nelayan yang hilang masih terus dilakukan.

“Masih on proses, pencarian dilakukan bersama Polairud Polres, Polda, Basarnas, Tagana, Lanal dan juga dibantu masyarakat,” kata Binsar, Rabu (10/6/2020) siang.

Untuk mempermudah pencarian, setiap masing-masing instansi menggunakan sarana kapal yang dimiliki.

“Untuk pencarian, digunakan seluruh sarana kapal yang dimiliki,” kata Binsar.

Ia mengatakan, untuk zona pencarian sudah mulai diperluas, yaitu meliputi Zona Perairan Selat Gelam, Selat Mendaun, Selat Durian, perairan pulau Pandan dan pulau Nipah.

Diketahui, Syed Kadar Zailani bersama rekannya tengah menjaring ikan, Senin (8/6/2020). Hilangnya korban setelah ia bersama rekannya melompat ke laut, Andi Musriadi (45).

Mereka nekat melompat diduga karena perahu yang mereka tumpangi untuk menjaring hampir ditabrak oleh kapal super tangker.

Keduanya memilih melompat dari perahu, agar menghindar dari kapal tangker yang saat itu menuju ke arah mereka.

(rk)