Muslimat Nahdhatul Ulama (Muslimat NU) Kabupaten Karimun menggelar khataman Al-Quran, yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Karimun, Senin (20/5/2019).

Karimun, Lendoot.com – Pesta demokrasi baru saja usai. Saatnya kembali merajut tali persaudaraan antarsesama muslim. Demikian diungkapkan Ketua Muslimat NU Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani saat membuka kegiatan khataman Al-Quran, yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Karimun, Senin (20/5/2019).

“Muslimat NU Kabupaten Karimun menggelar kegiatan tadarus ini untuk  menegaskan bahwa tidak adanya lagi perbedaan di antara kita, tidak ada permusuhan dan tidak ada perpecahan,” ujar Novi.

Sebelum khataman, puluhan ibu-ibu yang tergabung di dalam Muslimat NU Kabupaten Karimun bersama para pengurus PC Muslimat NU di beberapa kecamatan telah menggelar tadarusan bersama. Yang dimulai sejak Rabu (15/5/2019).

Dari beberapa anggota dan pengurus di Muslimat NU Kabupaten Karimun, kata Nyimas, memang memiliki perbedaan pandangan politik dari segi keterlibatan di beberapa partai. Sehingga kurun waktu beberapa bulan terakhir masing-masing menyibukkan diri dengan keterlibatannya.

“Sehingga Muslimat NU hadir untuk melepas warna yang melekat. Dengan menyatukan melalui Al-Quran. Yang intinya adalah, Muslimat NU menjadi garda terdepan untuk menggalang persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Karimun ini juga menyebutkan, peran dari perempuan didalam negeri ini kuat sekali, minimal bisa menjaga keluarga masing-masing. Sehingga jika perempuan kuat maka negara juga pasti akan kuat. Tapi jika sebaliknya maka akan rusak pula lah negara.

Agenda tadarus dan khataman Al-Quran Muslimat NU Kabupaten Karimun dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Dan untuk tahun ini, akan dilanjutkan dengan penyerahan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

“Rencananya santunan akan kita gelar pada 26 Mei ini yang dipusatkan di Masjid Assyafaah Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral. Jumlah santunan dan total penerima masih kita list. Sehingga belum dapat disebutkan,” kata Novi.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Jamzuri mengatakan, kegiatan khataman Al-Quran yang digelar oleh Muslimat NU Kabupaten Karimun harus terus dipertahankan sampai kapanpun.

“Saya melihat bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka mendekatkan diri dengan Al-Quran. Kita tahun bahwa bulan ini adalah dimana Al-Quran diturunkan, yang biasa dikenal dengan Nuzulul Quran,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada para tamu undangan dan peserta khataman. Turut hadir dalam kesempatan itu Rais AM PC NU Kabupaten Karimun, Abdurrahman Nurani, Asisten II Pemkab Karimun, Sensissiana, Kepala Kesbangpol Pemkab Karimun, Herdan Firdaus dan pengurus Masjid Agung Kabupaten Karimun. (trirahardi)