Kemesraan Nurdin Basirun-Syahrul di sebuah acara di Tanjung Pinang, belum lama ini, (hasyim)
Kemesraan Nurdin Basirun-Syahrul di sebuah acara di Tanjung Pinang, belum lama ini, (hariankepri)

Tanjung Pinang, Lendoot.com – Masa jabatan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan Wakilnya, Isdianto akan berakhir pada Februari 2021 nanti. Namun tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) sudah mulai bergulir akhir tahun ini.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun dikabarkan akan kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Kepri pada Pilgub yang dijadwalkan digelar pada 2020 nanti tersebut.

Beberapa nama mencuat sebagai pendamping Nurdin Basirun. Hanya saja, ada satu nama yang saat ini terlihat kedekatan khusus dengan orang nomor satu di Kepri ini. Adalah Walikota Tanjungpinang, Syahrul.

Setelah dinilai sukses menjaga kepercayaan masyarakat Kota Tanjungpinang, atau sesuai janji kampanye Syahrul yang akan tidak meniadakan pungutan biaya  masuk sekolah SD, dan SMP pada tahun ajaran 2019 ini, nama Syahrul mulai mencuat ke permukaan.

“Seorang figur  pemimpin seperti inilah yang diharapkan masyarakat Kota Tanjungpinang. Kalau bisa untuk yang lebih besar, untuk Provinsi Kepri,” kata seorang warga Tanjung Pinang kepada Lendoot.com.

Kedekatan Syahrul dan Nurdin Basirun juga bukan rahasia lagi. Keduanya kerap begitu akrab dalam berbagai kesempatan acara. Karena kedekatan ini, keduana digadang-gadangkan cocok sebagai pemimpin untuk masyarakat ke depan, yakni, pasangan Nurdin Basirun-Syahrul.

Dalam beberapa kesempatan diwawancari Lendoot,com, Nurdin Basirun juga tidak mempersoalkan tentang sosok yang akan menjadi pendampingnya pada Pilgub 2020 kelak.

“Semuanya kita serahkan saja kepada masyarakat Kepri untuk memilih siapa yang nantinya akan menjadi Gubenur Kepri yang akan datang,” ungkap Nurdin di halaman Kantor Disperindag Kota Tanjung Pinang, belum lama ini.

Sementara itu, terkait harapan masyarakat untuk pencalonan dirinya mendampingi Nurdin pada Pilgub 2020  nanti, Syahrul  menjawab politis.

“Saya saja baru menjabat Wako Tanjungpinang 7 Bulan. Ini masih terlalu jauh untuk saya pikirkan, pekerjaan saya belum selesai lagi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang,” ucapnya. (*)

sumber: hariankepri.com