Bupati Aunur Rafiq saat meninjau pembelajaran tatap muka di sebuah SD, belum lama ini. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com  – Akhirnya Pemerintah Kabupaten Karimun memberlakukan kembali belajar tatap muka di semua jenjang sekolah di kabupaten ini.

Ini setelah dinas pendidikan Karimun mengeluarkan izin belajar tatap muka sekolah pada satuan pendidikan PAUD, SD/MI, SMP/MTS (negeri dan swasta) secara keseluruhan di Bumi Berazam tersebut pada, Senin 15 Maret 2021 mendatang.

“Semua sekokah sudah diizinkan melaksanakan belajar mengajar tatap muka mulai Senin depan,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Fajar Harison Abidin seperti dikutip rcmnews.id, Jumat (12/3/2021) sore tadi.

Fajar menjelaskan bahwa belajar tatap muka di sekolah sementara dibagi menjadi dua rombongan belajar (rombel)

Untuk peserta didik di rombel pertama dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 9.30 WIB. Sementara rombongan kedua, dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.30 WIB.

“Belajar tatap muka masing-masing rombongan hanya berlangsung dua jam,
yang setengah jam lagi untuk pemeriksaan protokol kesehatan,” ungkap Fajar.

Sambungnya menjelaskan, belajar tatap muka di sekolah pada satuan pendidikan SD/MI, dari hari Senin sampai dengan Sabtu.

Peserta didiknya masuk ke sekolah pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 09.30 WIB, dengan menggunakan sistem On-Off secara bergantian.

“Jika hari Senin belajar tatap muka di sekolah, hari Selasa belajarnya dalam jaringan atau daring. Jadi dalam 1 minggu itu 3 kali belajar tatap muka di sekolah, 3 kali belajar dalam jaringan secara bergantian,” tutur Fajar.

Disampaikannya, mengenai bagaimana teknis kegiatan belajar mengajar tatap muka pada satuan pendidikan SD/MI, tergantung dari pihak sekolah masing-masing yang menentukannya.

“Apakah nanti peserta didiknya dalam satu kelas dibagi menjadi dua atau bagaimana-bagaimana, sekolah lah yang menentukannya. Pada intinya 1 hari belajar di sekokah, 1 hari belajar di rumah dari Senin sampai Sabtu,” ucap Fajar.

Sebelum mengakhiri, Fajar menambahkan untuk kegiatan belajar pada satuan pendidikan PAUD di Kabupaten Karimun, berlangsung selama satu setengah jam dari hari Senin sampai Kamis.

“PAUD maksimal lima orang dalam swtu kelas. Kalau siswanya banyak, memakai sistem shift pagi-siang,” tutupnya.

Dari 12 kecamatan yang ada, 11 di antaranya kini sudah berstatus zona hijau.

Untuk satu lagi masih berstatus zona kuning, yaitu Kecamatan Meral karena belum dinyatakan sembuh satu pasien positif tersisa itu. (*)