Karimun, Lendoot.com – Satreskrim Polres Karimun mengamankan wanita berusia 41 tahun berinisial LM karena diduga berperan sebagai Mucikari di Kabupaten Karimun, Senin (9/3/2020) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono menjelaskan, pengungkapan tindak pidana prostitusi online diamankan pada saat berada di kawasan Bukit Tiung, Tanjungbalai Karimun.

LM kerap menawarkan Pekerja Seks Komersil (PSK) kepada para lelaki hidung belang dengan layanan Sort Time (ST) melalui aplikasi jejaring Media Sosial (Medsos).

“Modus pelaku yaitu mencari atau merekrut wanita yang bisa menemani tamu. Pelaku menawarkan layanan sort time melalui salah satu aplikasi,” jelas Herie saat menggelar konferensi pers, Selasa (10/3/2020).

Herie mengatakan, untuk sekali kencan, LM mematok harga sebesar Rp1,3 juta yang kemudian, hasil yang diperoleh tersebut nantinya akan dibagi dengan korban.

“Dia mematok dengan harga 1,3 juta, yang mana Rp1 juta untuk korban, dan 3 ribu tips untuk pelaku,” ujarnya.

Herie menambahkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, wanita asal Tanjungpinang itu diketahui memiliki 10 orang pekerja, 3 diantaranya masih berusia di bawah umur.

“Pekerjaan ini dia lakukan sejak awal Januari 2020. Saat ini ia memiliki 10 orang pekerja, 3 orang masih dibawah umur. Dua orang warga Batam dan Satu orang warga Karimun yang sudah putus sekolah,” tambahnya.

Dari kasus tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya 2 unit handphone, 3 buah kondom, uang diduga hasil transaksi sebesar Rp1,3 juta dan voucher hotel. (rnd)