Relawan

Karimun. Lendoot.com – Sejak pandemi Covid-19 terjadi di awal tahun lalu, hingga puncaknya pada Maret 2020 lalu, sejumlah komunitas di Karimun bergerak menjadi relawan pencegahan penyebaran virus ini. Relawan ini terdiri dari orang-orang di empat komunitas di Karimun, di antaranta; Triack, KORDA, Reptil dan Mari Peduli.

“Sejak 23 Maret 2020, saat itu puncaknya Covid-19, sebenarnya kami sudah bergerak. Terutama ke rumah-rumah dan lingkungan warga yang terdeteksi positif Covid-19,” ujar Dian Arisa atau biasa disapa Isa, selaku Kordinator Lapangan Aksi Sosial itu kepada lendoot.com saat akan melakukan penyemprotan disinfektan di Kolong Tas Jalan Telaga Mas, Sei Lakam Timur, siang tadi.

Dalam catatan relawan tersebut, selama setahun berjalan diperkirakan sudah lebih dari 70 titik dilakukan penyemprotan tersebut. “Selama setahun sudah ada 70 titik,” terang Isa yang didampingi relawan lainnya dari KORDA, Muliono.

Saat memulai aksi ini tahun lalu, relawan hanya memiliki satu alat semprot. Dalam perjalannya, menjadi dua unit yang satu lagi berasal dari anggota komunitas Triack, dan satu lagi dari sumbangan Dian Arisa selaku pribadi.

Ditanya bagaimana cara atau prosedur agar warga dapat didisinfektan lingkungannya. Isa mengatakan cukup mengajukan surat yang sebaiknya juga ditandatangani RT setempat.

“Dari dasar surat itu, nanti kami bisa meminta dinas pertanian menyediakan disinfektannya. Kami hanya menyediakan tenaga dan alat penyemprotnya saja,” terangnya.

Terutama lingkungan warga yang sudah terdeteksi positif covid, biasanya relawan tanpa surat pengajuan, langsung turun ke lokasi.

“Tapi tentunya tetap kami izin RT setempat dulu sebelum melakukan penyemprotan,” tambah Muliono menambahkan. (msa)