Petugas melakukan pemeriksaan identitas pengunjung di salah satu THM di Karimun (kmg)

Karimun – Razia yang dilakukan jajaran Polres Karimun menggelar di tiga lokasi Tempat Hiburan malam (THM), Jumat (28/6/2019) dini hari, tidak membuahkan hasil. Pasalnya, ada dugaan kuat kabar razia ini sudah tercium pengelola atau bocor sebelum dilakukan.

“Kemungkinan besar bocor. Sebelum razia pasti ada oknum yang member tahu pengelola THM tu. Tak mungkin satupun tak ada hasil dari razia itu,” kata seorang warga kepada lendoot.com, pagi tadi.

THM yang dirazia di antaranya; Satria Eksekutif Club, Champion’s Eksekutif Club dan Wiko star Pub. Razia dimulai sekira pukul 22.30 WIB diawali dengan apel pasukan di Mapolres Karimun oleh Kabag Ops, Kompol Mukharom.

Pantauan di lokasi, razia dimulai dari Champion’s Eksekutif Club. Di sini petugas tidak menemukan satu orangpun pengunjung, diduga razia telah bocor.

Selanjutnya petugas mendatangi Satria Eksekutif Club, di sini satu persatu pengunjung diperiksa identitas diri maupun barang bawaan dengan sasaran Narkoba, senjata tajam dan barang terlarang lainnya.

Kabag Ops Polres Karimun Kompol Mukharram mengatakan, operasi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia yang dilakukan di tempat-tempat yang dianggap rawan.

“Operasi ini juga kita laksanakan sejak sore bersama unsur TNI sebelum putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ini kita lakukan dalam skala besar, tujuannya adalah untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan,” katanya usai pelaksanaan operasi.

Dari operasi yang berlangsung sekitar satu jam itu, tidak ditemukan adanya barang terlarang yang menjadi sasaran operasi tersebut.

“Razia yang kita laksanakan hasilnya nihil tidak kita temukan para pengunjung yang membawa narkoba dan sajam. Meski demikian THM di Karimun akan tetap terus kita monitor,” katanya. (kmg)