warga Karimun mengantri untuk mendapatkan minyak tanah di pangkalan minyak tanah di gang tepat depan simpang Vihara Cetiya Vidya Sagara Klenteng Zhu Ong, Kelurahan, Meral Kota, Kecamatan Meral, Rabu (20/3/2019) siang.
warga Karimun mengantri untuk mendapatkan minyak tanah di pangkalan minyak tanah di gang tepat depan simpang Vihara Cetiya Vidya Sagara Klenteng Zhu Ong, Kelurahan, Meral Kota, Kecamatan Meral, Rabu (20/3/2019) siang.

Karimun, Lendoot.com – Untuk mendapatkan minyak tanah di pangkalan minyak tanah di gang tepat depan simpang Vihara Cetiya Vidya Sagara Klenteng Zhu Ong, Kelurahan, Meral Kota, Kecamatan Meral, ratusan warga Karimun rela mengantri, Rabu (20/3/2019) siang.

Ratusan warga dengan jerigennya tampak mengantri sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Harga minyak tanah itu dijual sekitar Rp 8.000 rupiah per liter.

Antrian tersebut terjadi karena langkanya minyak tanah di wilayah Kabupaten Karimun. Tidak hanya dari warga setempat yang mengantri membeli minyak tanah itu, warga dari Sememal yang jauh dari pangkalan rela ngantri berjam-jam mendapatkan minyak tersebut.

“Kami rela ngantri pak berjam-jam demi mendapatkan minyak tanah. Mau pakai kompor gas kami belum dapat dari pemerintah, kita pasrah ajalah walaupun ngantri yang penting dapat,” ujar Siti hanidar, salah seorang warga.

Pantauan Lendoot.com dilapangkan, pukul 13.00 WIB warga tampak masih mengantri di pangkalan tersebut. (riandi)