Karimun, Lendoot.com- PT Grace Rich Marine melaunching Meral Integrated Maritime Industry Karimun. Peresmian mega proyek yang bergerak di bidang galangan kapal itu langsung dilakukan Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kamis (12/12/2019).

PT Grace Rich Marine merupakan anak perusahaan PT China Communication Construksi (CCC) asal Tiongkok. Mega proyek ini digadang-gadangkan akan menyerap tenaga kerja sejumlah 30.000 orang.

Presiden Direktur PT China Comunication Contruction Li Guo Hui mengatakan, Meral Integrated Maritim pada tahap awal akan selesai dalam masa 1 bulan dengan tenaga kerja ratusan orang.

“Untuk awal-awal ini mungkin hanya seratusan orang pekerja. Setelah selesai reklamasi akan ada pembangunan kemaritiman industri yang disitu lah akan banyak warga tempatan yang akan direkrut, sekitar 10.000,” kata Li Guo Hui usai Launching Meral Integrated Industry, Kamis (12/12/2019).

Ia mengatakan, pada tahap awal PT CCC akan berinvestasi senilai 55 Juta USD dalam proyek Meral Integrated Maritim. Nantinya shipyard itu akan dibangun di lahan seluas 49 Hektar.

“Nantinya kita akan lakukan reklamasi. Tentunya kita membutuhkan pendalaman alur dan hasil pengerukan tersebut akan digunakan untuk reklamasi,” katanya.

Ia mengatakan, Meral Integrated Industry nantinya diprediksi akan menyerap tenaga kerja sebanyak 30.000 dengan persentase 70 persen tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Komisaris PT Grace Rich Marine Johannes Kenedy menambahkan, investasi sebesar 55 Juta USD itu terdiri dari Reklamasi dan kontruksi.

“Ada beberapa tahapan yang akan dijalani dalam proyek ini, dari reklamasi sampai selesai. Seluruh perizinaan sudah selesai dan kita tinggal jalani,” katanya.

Kenedy mengatakan, dengan adanya Meral Integrated Industry ini diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat, sehingga kedepannya perusahaan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang baik untuk masyarakat.

“Kuta barharap ini mendapatkan dukungan dan tidak ada lagi permasalahan yang timbul,” katanya.

Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq mewanti-wanti PT Grace Rich Marine (GRM) untuk memberikan alokasi sekitar 70 persen untuk pekerja lokal bekerja di perusahaan tersebut.

“Utamakan pekerja lokal 70 persen. Kalau 30 persen lokal, 70 persen orang luar mendingan tak usah lah ke sini, pergi saja dari Karimun,” kata Rafiq.

Bahkan Rafiq menegaskan keberadaan PT Grace Rich Marine ini memberikan dampak besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kita akan surati pihak PT Grace Rich Marine terkait penyerapan tenaga kerja lokal ini. Dan untuk pengawasan akan dilakukan oleh dinas- dinas terkait,” katanya. (ricky robiansyah)