pencabulan_ilustrasi_internet.

Karimun, Lendoot.com – Jajaran Kepolisian Sektor Tebing mengamankan seorang pria berinisial MT (34) atas dugaan tindak pencabulan terhadap anak dibawah umur, Sabtu (24/10/2020).

Penangkapan terhadap MT dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari Ibu Korban yang tak lain merupakan istri pelaku. Perbuatan pencabulan itu dilakukan MT terhadap anak tirinya dan telah berulang kali.

Kapolsek Tebing Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan, tindak cabul itu diketahui ibu korban ketika mengecek pesan di HP milik korban. Ketika itu, pelaku yang merupakan suaminya tersebut mengirimkan pesan tidak pantas kepasa sang anak.

“Jadi si ibu korban membaca chat pelaku di hp anaknya, yang isinya ‘dah lama ayah tak megang punye adek’. Jadi ibu korban tidak terima dan melapor ke kita,” kata perwira polisi yang baru saja menjabat sebagai Kapolsek Tebing itu, Selasa (27/10/2020).

Ia menyebutkan, perihal pesan yang ditemukan oleh sang ibu, memang diakui oleh korban. Tidak beberapa lama setelah menemukan pesan tersebut, ibu tersebut langsung menanyakan kepada sang anak.

“Kita amankan pelaku di rumahnya, saat itu pelaku sedang berada di dalam kamar. Setelah kita amankan pelaku, kita bawa ke Polsek untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenai pasal 81 ayat (2) atau Pasal 82 ayat (1), dimana setiap orang yang dimaksud dalam pasal 76 D dipidana pelaing singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Pelaku Cabul Kerap Iming-imingi Uang Jajan

Kepolisian Sektor Tebing Polres Karimun telah menahan MT (34) ayah tiri yang tega melakukan pencabulan terhadap anaknya yang masih berusia 13 tahun.

MT harus mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya dibalik jeruji sel tahanan Polsek Tebing. Ia dilaporkan sang istri yang geram atas perlakuannya terhadap sang anak pada Sabtu (24/10/2020) kemarin.

Kapolsek Tebing Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan, pelaku MT telah melakukan upaya pencabulan terhadap korban sebanyak dua kali di rumahnya kawasan Kecamatan Tebing.

“Sudah dua kali pelaku melakukan tindakan itu. Antara dia dan korban ini, mempunyai kedekatan yang baik, dimana korban sering bermain dengan pelaku, sehingga ia memanfaatkan situasi itu dan mencabuli korban,” kata Brasta, Selasa (27/10/2020).

Brasta menyebutkan, untuk menutupi perbuatannya, pelaku kerap memberikan uang jajan dan meminta kepada anaknya untuk tidak memberitahukan kepada sang ibu.

“Pelaku membujuk korban untuk tidak memberitahukan kelasa ibunya dan sering memberikan uang jajan kepada korban,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Jajaran Kepolisian Sektor Tebing mengamankan seorang pria berinisial MT (34) atas dugaan tindak pencabulan terhadap anak dibawah umur, Sabtu (24/10/2020).

Penangkapan terhadap MT dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari Ibu Korban yang tak lain merupakan istri pelaku. Perbuatan pencabulan itu dilakukan MT terhadap anak tirinya dan telah berulang kali.

Kapolsek Tebing Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan, tindak cabul itu diketahui ibu korban ketika mengecek pesan di HP milik korban. Ketika itu, pelaku yang merupakan suaminya tersebut mengirimkan pesan tidak pantas kepasa sang anak.

“Jadi si ibu korban membaca chat pelaku di hp anaknya, yang isinya ‘dah lama ayah tak megang punye adek’. Jadi ibu korban tidak terima dan melapor ke kita,” kata perwira polisi yang baru saja menjabat sebagai Kapolsek Tebing itu, Selasa (27/10/2020).

Ia menyebutkan, perihal pesan yang ditemukan oleh sang ibu, memang diakui oleh korban. Tidak beberapa lama setelah menemukan pesan tersebut, ibu tersebut langsung menanyakan kepada sang anak.

“Kita amankan pelaku di rumahnya, saat itu pelaku sedang berada di dalam kamar. Setelah kita amankan pelaku, kita bawa ke Polsek untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenai pasal 81 ayat (2) atau Pasal 82 ayat (1), dimana setiap orang yang dimaksud dalam pasal 76 D dipidana pelaing singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (rko)