Aunur Rafiq saat berkampanye di Kecamatan Belat, siang tadi. (ricky)

Karimun, Lendoot.com – Sejak dimekarkan menjadi kecamatan baru pada 2012 lalu, Kecamatan Belat belum ada pengaspalan. Saat ini, jalan-jalan di kecamatan itu hanya terhubung dengan semenisasi. Ketika, hujan kondisi itu terkadang menghambat aktifitas masyarakat di sana.

Kondisi itu menjadi perhatian Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun nomor urut 1 Aunur Rafiq- Anwar Hasyim (ARAH). Jika nanti kembali terpilih, Rafiq berjanji akan memprioritaskan pengaspalan di kecamatan yang terdiri dari lima desa dan satu kelurahan itu.

Dalam kampanyenya di Kecamatan Belat, Selasa (27/10/2020) kemarin, Rafiq menegaskan kembali akan memprioritaskan pengaspalan tersebut. Menurutnya, Pengaspalan jalan akan dimulai tahun 2021 mendatang. Anggarannya telah disampaikan ke DPRD Kabupaten Karimun, untuk kemudian disahkan pada APBD murni tahun 2020 ini.

“Tahun 2021 jalan di Pulau Belat ini tidak lagi merah karena tanah, tapi akan kita hitamkan menggunakan aspal. Saat ini telah dianggarkan untuk disahkan,” jelas Rafiq saat menyampaikan pemaparan dalam kampanye dialogis di enam titik wilayah Kecamatan Belat, Selasa (27/10/2020) kemarin.

Rafiq mengatakan, pembangunan di Kecamatan Belat akan dilakukan secara bertahap. Dimana, pada tahap awal akan lebih dulu dibangun Puskesmas dan Kantor Camat. Setelah usai dibangun, nantinya akan dilanjutkan dengan pengaspalan jalan yang mengubungkan 4 Desa itu.

“Kecamatan pemekaran tetap menjadi prioritas kita. Memang tidak secara menyeluruh kelihatan karena kita bangun secara bertahap. Sekarang tambah lagi dua Kecamatan baru jadi total ada 14 Kecamatan, dan itu pun telah kami anggarkan untuk dilakukan pembangunan ditahun 2021 mendatang,” katanya.

Rafiq menyebutkan, dalam periode 4 tahun mendatang, dirinya akan memfokuskan pembangunan wilayah Hinterland, namun tidak meninggalkan pembangunan di pulau Karimun.

“Ini salah satu bukti pembangunan kita. Kalau ada yang mengatakan ARAH pembohong dan tidak melakukan pembangunan, silahkan lihat apa yang telah kami lakukan,” katanya.

Menurut Rafiq, pembangunan itu memang belum merata karena harus dilakukan secara bertahap. Ia berharap agar masyarakat dapat kembali memberikan kesempatan kepada dirinya bersama Anwar Hasyim, dalam periode 2020-2024 dalam memimpin Kabupaten Karimun. Sehingga dapat menuntaskan pembangunan yang dilakukan secara bertahap.

“Di desa-desa wilayah Kecamatan Belat saat ini telah dibangun beberapa pelabuhan, selain itu ada semenisasi, dan infrastruktur lainnya yang dapat dirasakan masyarakat. Kalau dikatakan tidak ada pembangunan, silahkan lihat sendiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan ARAH Kabupaten Karimun, M Yusuf Sirat menambahkan, anggaran pengaspalan jalan di wilayah Pulau Belat Kecamatan Belat, telah dialokasikan senilai Rp7,5 Miliar.

“DED nya sudah selesai, kita sahkan saat APBD Murni pada akhir November nanti,”kata Yusuf Sirat.

Ia mengatakan, anggaran yang nantinya akan disahkan, baru akan terealisasi pada Maret 2021. Jalan itu nantinya akan menghubungjan 4 desa antara lain Desa Penarah, Desa Sebele, Desa Lebuh dan Desa Sungai Asam. Dengan panjang mencapai belasan kilometer. (rko)