Karimun, Lendoot.com – Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun terus mendalami penyebab kematian remaja 15 tahun yang ditemukan tinggal tulang-berulang, Jumat (25/10/2019) lalu.

Sebanyak delapan saksi telah dilakukan pemeriksaan untuk menelusuri penyebab kematian remaja tersebut.

Kharunnisa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada 25 Oktober lalu di kawasan Coastal Area. Meski identitas jasad yang tinggal tulang itu tidak dapat dikenali lagi, namun pihak keluarga telah menyakini bahwa tengkorak itu adalah Khairunnisa dari barang-barang di lokasi penemuan jasad.

“Ada delapan yang sudah kita minta keterangannya. Ada dari pihak keluarga, orang dekatnya, tempat dia bekerja, serta juga telah meminta keterangan Dul,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono, Selasa (19/11/2019) di ruang kerjanya.

Herie mengatakan, saat ini proses penyelidikan terus berlanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi- saksi untuk mengungkap fakta kematian Khairunnisa. Penyidik kepolisian akan mendalami keterangan saksi-saksi, lalu akan melakukan cek alibi serta gelar perkara.

“Kami sudah menentukan siapa yang akan dilakukan pendalaman, kemudian akan dilakukan gelar. Agar tidak melenceng nantinya, dan hasilnya pasti,” kata Herie.

Saat ini, polisi masih belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Khairunnisa. Adakah dugaan kematian remaja itu disebabkan dihabisi oleh seorang atau faktor bunuh diri.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Khairunisa dikabarkan hilang sehari setelah lebaran idul fitri, yakni tanggal 6 Juni 2019.

Saat itu, Khairunisa meninggalkan rumah menggunakan baju motif bunga warna maron, dan jilbab sorong berwarna hitam. (ricky robiansyah)