Perkuat Kekuatan di Laut, Mabes TNI AL Kirimkan Kapal Perang ke Lanal TBK. (rnd/Lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Tambah kekuatan pengamanan di laut, Mabes TNI AL kirimkan kapal patroli baru ke Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun (Lanal TBK).
Jenis Kapal Angkatan Laut (KAL) Pelawan inipun langsung diresmikan dan dapat dioperasikan untuk mengamankan wilayah perairan Lanal TBK, Kamis (2/7/2020)

Peresmian operasi KAL Pelawan tersebut dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq, Ketua DPRD Kabupaten Karimun M Yusuf Sirat, Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, Dandim 0317/TBK Letkol Inf Denny.

Ketua Pengadilan Karimun Joko Dwi Atmoko, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun Darmunansyah, Ketua LAM Kabupaten Karimun Abu Samah dan jajaran Lanal TBK dengan prosesi tepung tawar yang merupakan upacara adat melayu.

Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono menjelaskan, KAL Pelawan tersebut memiliki panjang 28 meter berkecepatan maksimal 30 knot dan dilengkapi dengan senjata berkaliber 20 milimeter yang dipasang di haluan dan dua senjata kaliber 12,7 milimeter dibagian samping kanan dan kiri buritan.

“Nama KAL Pelawan ini diambil dari nama pantai di Karimun yang merupakan wilayah strategis di wilayah barat dan jarang tersentuh oleh patroli. Kapal ini juga dilengkapi dengan senjata berkaliber dengan kecepatan maksimal 30 knot dan diawaki oleh 15 prajurit TNI AL yang bisa berpatroli penuh atau endurance selama tiga hingga empat hari,” jelasnya.

Danlanal mengatakan, KAL Pelawan ini merupakan kapal tersbesar di Lanal TBK saat ini yang akan menambah kekuatan TNI AL khususnya Lanal TBK dalam melaksanakan patroli di perbatasan.

“KAL Pelawan ini adalah kapal terbesar kita saat ini. Oleh karena itu, para pelaku tindakan ilegal you can run, but you cannot hide (Anda bisa berlari, tetapi anda tidak bisa bersembunyi), karena kami memiliki informasi dari rekan Kodim dan Polres,” ujarnya.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq menambahkan, dengan adanya KAL Pelawan tersebut dari Mabes TNI AL ke Lanal TBK dengan kapasitas yang lebih besar dan baik dapat memberikan suasana yang kondusif di perairan Tanjungbalai Karimun.

“Kabupaten Karimun ini berada diperbatasan dan terluar NKRI yang rentan dengan tindakan ilegal seperti perdagangan orang, barang, penyelundupan narkoba dan keluar masuk tenaga migran indonesia. Oleh karena itu tentunya mengucapkan selamat dan tahniah,” tambahnya. (rnd)