Fasilitas sarana bermain anak di Taman Hijau depan RSUD M Sani rusak.
Fasilitas sarana bermain anak di Taman Hijau depan RSUD M Sani rusak.

Karimun, Lendoot.com – Beberapa fasilitas bermain di Taman Hijau Bersih (Taman depan RSUD M Sani) yang diberitakan lendoot.com sebelumnya sudah mengalami kerusakan, sepertinya belum bisa mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Karimun.

Keterbatasan anggaran menjadi alasan belum dapat dibenahinya beberapa fasilitas permainan tersebut. Ini diungkapkan Plt Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun Hurnaini kepada Lendoot.com, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, anggaran perawatan pertamanan bukan hanya untuk taman hijau bersih saja, tapi juga diperuntukan bagi rumput penghias jalan, coastal area dan biaya petugas.

“Belum menyentuh peralatan di dalam. Tapi sudah kita coba usulkan. Kita tetap akan usulkan. Mudah-mudahan 2021 lah dapat. Kita terbatas anggaran. Beban angarannya cukup besar,” sebutnya.

Hurnaini menyebutkan untuk pemeliharaan rumput taman, katanya, sudah bagus. Hanya saja, untuk wahana permainan, diakuinya banyak mengalami kerusakan.

“Awalnya bende tu bagus. Tapi karena tidak terjage. Masyarakat itu juga yang main seperti itu sebenarnya,” tambahnya.

Disampaikan Hurnaini, untuk saat ini terkait perawatan Taman Hijau Bersih baru menyentuh rumput dan belum untuk fasilitas di dalamnya.

Jika nanti sudah dianggarkan perawatannya, Hurnaini berharap  masyarakat dapat turut menjaganya.”Kalau nanti direhab tolong dijagalah,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, kondisi arena permainan anak-anak di Taman Hijau Bersih itu cukup memperihatinkan.

Pasalnya seluruh permainan yang ada di dalam area taman rusak berat dan tidak bisa lagi dipakai. Seperti arena memanjat, jungkat-jungkit ataupun ayunan. Lantai arena permainan memanjat yang terbuat dari besi juga terlihat telah banyak yang berlubang. (msa)