Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun membantu perobatan bayi tiga bulan penderita bocor jantung bernama Clarisa warga Kelurahan Harjo Sari Kecamatan Tebing, Selasa (9/6/2020).

Clarisa merupakan buah hati dari Ponda Isnandar, saat ini kondisi bayi berusia 3 bulan itu masih memprihatinkan dengan sering mengalami sesak nafas dan dalam penanganan intensif di RSUD Muhammad Sani Karimun.

“Kondisinya sering mengalami sesak nafas, sekarang sedang dirawat di RSUD Karimun karena belakangan semakin sering sesak nafas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi, Selasa (9/6/2020).

Kondisi Clarisa menarik perhatian orang nomor 1 di Karimun Aunur Rafiq. Pada Senin kemarin (8/6), Rafiq mendatangi kediaman orang tua Clarisa.

Rafiq melihat kondisi anak tersebut dan menganjurkan agar dapat dirawat terlebih dahulu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, sampai kondisinya berangsur stabil baru setelahnya dirujuk ke dua rumah sakit khusus jantung.

“Tapi pihak keluarga harus putuskan dulu, apakah Clarisa mau dibawa berobat ke Pekanbaru atau ke Jakarta di Rumah Sakit Harapan Kita,” ungkap Rafiq.

Menurut Rafiq, fasilitas berobat yang dimiliki Ponda Isnandar saat ini hanya berupa BPJS Mandiri. Mengenai hal itu, Rafiq menyarankan agar dapat dialihkan menjadi BPJS PBI.

“Kita minta agar Lurah Harjosari dapat membantu buatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), yang menjadi syarat untuk merubah BPJS mandiri menjadi BPJS PBI milik Ponda Isnandar. Dinas Kesehtan saya perintahkan agar bisa membantu perubahan jaminan kesehatannya sesegera mungkin,” kata Rafiq.

Selain itu, Rafiq juga meminta agar dibuatkan proposal permohonan untuk berobat, yang ditujukan ke Bupati Karimun dan akan segera disetujui.

“Untuk sementara dirawat di RSUD M Sani dulu, awal bulan nanti akan diberangkatkan sambil menunggu mau dirujuk ke Pekanbaru ataukah ke Jakarta,” ungkap Rafiq.

(rk)