Karimun, Lendoot.com – Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun di kawasan Kecamatan Karimun mengeluh. Pasokan air bersih tidak mengalir normal sejak Sabtu 20 Juni 2019 lalu.

Keluhan di antaranya disampaikan ke meja redaksi Lendoot.com dari warga di Teluk Air dan warga Bukit Tiung. Akibatnya, warga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, air bersih.

“Saya tinggal di Teluk air. Sejaak Sabtu air macet, soalnya sumur lagi kering jadi tak ada air, kebutuhan air sangat perlu,” kata Gilang kepada Lendoot.com, Rabu (24/7/2019).

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Karimun, Indra Santo yang dikonfirmasi mengakui soal tersendatnya aliran air ke rumah-rumah pelanggan tersebut. Ini disebabkan terjadinya kebocoran pada bagian pipa sebelumnya, jadi saat ini lagi proses pengisian dan pemadatan pipa jaringan.

“Kemarin ada kebocoran, tapi sudah siap kita kerjakan hanya saja tinggal pengisian dan pemadatan pipa,” katanya.

Indra Santo menambahkan, untuk pipa tidak ada masalah. Untuk proses pengisian dan pemadatan pipa ini pihaknya sedikit membutuhkan waktu pada pengisian air di pipa.

“Pipa kita tidak ada masalah, tinggal pengisian dan pemadatan pipa butuh waktu juga sedikit untuk proses pengisiannya akibat kebocoran kemarin sehingga pelanggan kita yang didataran tinggi agak lambat air kita sampai ke pelanggan. Untuk proses pengisian biasanya satu hari udah mulai normal kembali, InshaAllah,” tambahnya. (riandi)