Polisi memeriksa kendaraan warga yang akan masuk ke Mapolres Karimun, siang tadi. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Kepolisian Resor Karimun tetapkan siaga satu pasca terjadinya dugaan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (12/11/2019).

Pantauan Lendoot.com di Polres Karimun, Kepolisian bersenjata lengkap bersiaga di pintu masuk Polres Karimun.

Jalan dari gerbang menuju ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) berjejer beberapa kerucut lalulintas. Terlihat juga himbauan dipasang dipintu masuk Polres Karimun, himbauan itu diantaranya pemberitahuan untuk pengendara yang masuk ke Polres harus membuka kaca mobil dan seluruh tamu wajib melapor ke SPK.

Selain itu anggota polisi yang berjaga di tampak dilengkapi rompi, helm dan senjata api laras panjang. Satu persatu pengendara yang masuk Polres Karimun harus menjalani pemeriksaan oleh petugas.

Sementara itu, untuk pengendara kendaraan roda dua diminta membuka bagasi dan barang bawaannya.

“Langsung siaga satu karena kejadian di Medan tadi pagi. Tadi pagi kami diapelkan, PLB,” kata seorang anggota polisi.

Diketahui, Polrestabes Medan dihebohkan oleh ledakan diduga bom bunuh diri, Rabu (13/11/2019) sekira pukul 08.45 Wib. Kejadian itu mengakibatkan 6 korban mengalami luka-luka diantaranya 4 orang anggota kepolisian, 1 orang Warga sipil dan 1 orang pekerja harian lepas.

Dugaan bom bunuh diri itu dilakukan oleh seorang pemuda berinisial MRN yang diketahui menggunakan atribut ojek online. Pelaku juga sempat terekam CCTv, dan saat ini polisi sedang mendalami identitas pelaku. (ricky robiansyah)