Pangkalan minyak solar milik Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepri di Pulau Merak Karimun nyaris terbakar, Selasa (4/2/2020) sekitar pukul 12.30 WIB. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Pangkalan minyak solar milik Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepri di Pulau Merak Karimun nyaris terbakar, Selasa (4/2/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Pasalnya, hutan yang berada di Pulau Merak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun tidak jauh dari pangkalan minyak solar milik DJBC Khusus Kepri itu terbakar.

Pulau tersebut merupakan tempat pangkalan minyak dan tempat pengisian minyak kapal milik bea cukai serta tempat perbaikan Kapal-kapal penumpang jenias Fiber milik Ahok.

Mengetahui hal tersebut, sekitar pukul 12.40 WIB Kanwil DJBC Kepri mengerahkan 3 kapal yaitu BC 20005, BC 50002, BC 20004 beserta 200 personil untuk ke lokasi guna memadamkan api tersebut.

“Sekitar pukul 15.15 WIB api dapat dipadamkan, namun masih dilanjutkan pemadaman asap dilokasi kejadian oleh Personil Kanwil DJBC Kepri, guna mencegah timbulnya api,” ujar Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto.

Agus mengatakan, pemadaman api juga dibantu oleh personil Posmat TNI AL Meral Lanal TBK dengan menurunkan 2 Speed boat yang diawaki personil Posmat Meral dan Siaga Intel Lanal TBK.

“Alat yang kita gunakan untuk memadamkan api berupa air dari parit di Pulau Merak yang dipompa dengan mesin pompa, Busa Foam/Avar jumlah ratusan dari Kapal milik Kanwil DJBC dan air diambil dari parit dengan cara manual dengan plastik,” katanya.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada memakan korban. Namun untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan dalam penyelidikan serta Infestigasi lebih lanjut oleh pihak Kanwil DJBC Kepri. (rnd)