Karimun, Lendoot.com – Malam perayaan Cap Go Meh di Karimun tanamkan toleransi antar umat beragama.

Pada malam perayaan cap go meh kali ini, pihaknya mengundang kurang lebih sebanyak 20 perwakilan suku yang ada di Kabupaten Karimun.

Hal tersebut bertujuan, berharap Kabupaten Karimun mendapat penghargaan atas toleransi terbaik sepanjang masa se-Indonesia.

Perayaan cap go meh ini merupakan 15 hari terakhir dari masa perayaan tahun baru Imlek bagi warga Tionghoa di seluruh dunia.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang menghadiri acara tersebut mengucapkan selamat kepada masyarakat Tionghoa yang merayakannya.

“Atas nama Pemkab Karimun saya mengucapkan selamat hari raya Imlek dan cap go meh. Semoga masyarakat Tionghoa di Karimun selalu diberikan kesejahteraan dan berikan kelancaran dalam usahanya,” kata Rafiq.

Rafiq mengatakan, dari 10 persen penduduk Tionghoa di Karimun, ikut andil dalam perkembangan perekonomian di Kabupaten Karimun.

Oleh karena itu, momentum ini dapat dimaknai untuk saling mempererat rasa kesatuan dan persatuan. Kabupaten Karimun saat ini menunjukan rasa toleransi antar umat beragama yang masih terjaga dengan baik.

“Tidak kalah penting kita hadir ini menunjukan bahwa di Karimun rasa toleransi, hidup berdampingan sesama umat pemeluk agama, berbagai suku terjaga dengan baik. Mari kita jaga satu kesatuan, keamanan, hidup berdampingan. Kita semua bersaudara,” ujarnya. (rnd)