ZBupati Rafiq saat melantik pengurus PKNKB di gedung nasional, kemarin. (msarih)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan kepada nelayan dan pengusaha di bidang perikanan bahwa pelayanan yang diberikan jajarannya bebas pungutan liar. Secara tegas dia meminta kepala dinas terkait agar tidak melakukan pungli.

“Pak Kadis ya! Jangan ada Pungli. Kita sudah ada gaji dan sudah ada Tukin (tunjangan kinerja). Coba perhatikan kerja nelayan itu,sangat berat di laut pak,” tegas Rafiq  saat memberi arahan di acara pengukuhan Perkumpulan Kelompok Nelayan Kabupaten Berazam (PKNKB) di gedung nasional, kemarin.

Pungli yang dimaksud Rafiq di antaranya saat mengurus perizinan-perizinan untuk kebutuhan dokumen saat berlayar atau melaut. Hanya saja, Rafiq membantah di dalam kepemimpinannya tidak terdapat temuan Pungli itu.

“Saya intruksikan agar tidak ada pungutan dalam perizinan-perizinan. InshaAllah di Karimun tidak ada. Kalau ada, melalui PKNKB tolong sampaikan, nanti ketua tolong sampaikan, kita akan kordinasikan,” ujarnya.

Terkait masih adanya kabar beredar bahwa nelayan dan pengusaha masih mendapat perlakuan Pungli dari sejumlah oknum aparat keamanan, Rafiq  mengatakan aparat yang lain juga selama ini belum terbukti melakukannya. “Saya rasa instansi aparat keamanan lain juga tidak. Mereka memberikan perlingungan kepada nelayan.” tambahnya.

Kepada Lendoot.com, Rafiq meneruskan bahwa jikapun ada Pungli dari oknum aparat atau instansi vertikal lainnya, maka dia siap bertindak. “Jikapun ada, laporkan. Nanti kita akan berkordinasi untuk langkah penindakannya,” pungkasnya. (msa)