Karimun, Lendoot.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun siapkan Uji Cepat (Rapid test) COVID-19 bagi 557 Petugas Coklit Data Pemilih (PPDP) yang akan mulai bertugas pada 15 Juli mendatang.

Seperti diketahui, tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Karimun tahun 2020 telah memasuki masa pencocokan dan penelitian data pemilih.

Pada 15 Juli mendatang, sebanyak 557 PPDB akan diturunkan ke masing – masing wilayah untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Sebelum langsung bersentuhan dengan masyarakat KPU Karimun terlebih dahulu memastikan para petugas bebas COVID-19.

“Kita sudah berkoordinasi bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Karimun mengenai hal itu. Sebelum tanggal 15 ini, 557 petugas itu harus sudah dilakukan test rapid,” kata Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko, Selasa (7/7/2020).

Ia mengatakan, uji cepat COVID- 19 dilakukan dengan menggunakan alokasi dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 yang baru diterima KPU Karimun sebesar Rp1,6 Miliar.

“Test Rapid ini sudah dianggarkan dalam anggaran pengadaan APD yang kita terima dari Pemerintah Pusat. Nanti akan dilakukan di Puskesmas masing-masing Kecamatan,” katanya.

Selain petugas Coklit kata Eko, Test Rapid juga dianggarkan kepada seluruh penyelenggara pemilu dari tingkat PPS hingga kepada KPU Kabupaten.

Untuk di Karimun sendiri, menurut Eko keseluruhan total Rapid Test akan dilakukan kepada 1.041 orang penyelenggara pemilu.

“Jadi seluruhnya akan di rapid test, namun untuk awalnya PPDP dulu, karena mereka dalam waktu dekat akan turun ke lapangan. Sementara yang lainnya menyusul dan paling akhir petugas PPS saat sebelum pelaksanaan Pemilu,” katanya.

Eko menyebutkan, apabila nantinya ada ditemukan petugas coklit reaktif COVID-19, pihaknya akan langsung mengantinya dengan orang lain.

“Intinya kita pastikan petugas kita semua bebas COVID-19,” katanya.

(rk)