Karimun, Lendoot.com – Kacabcari Tanjungbatu melimpahkan kedua tersangka yakni Zulkarnaen dan Novi Erwin atas kasus dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk operasional PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu.

Pelimpahan tersebut setelah berkas-berkas penyidikan perkara yang menimbulkan kerugian negara senilai Rp 348 juta tersebut telah tahap II pada 21 Februari kemarin.

Para tersangka yang ditahan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun langsung dijemput dan dibawa ke Kejaksaan untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Kedua tersangka dijadwalkan akan dibawa ke Pengadilan Tipidkor Tanjungpinang untuk menjalani masa peradilan.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun Novriansyah mengatakan, sampai tahap penyidikan selesai penyidik hanya menetapkan dua orang tersangka yang dianggap bertanggungjawab atas kerugian negara yang ditimbulkan tersebut.

“Hari ini tahap II, pelimpahan dari penyidik ke penuntut. Sampai saat ini baru dua tersangka, tetapi kita lihat dalam fakta – fakta peradilan nanti, bisa saja ada hal baru kita temukan,” kata Novriansyah diitemui di Kejari Karimun, Rabu (27/2/2019).

Atas perbuatan mereka, jaksa menjerat kedua tersangka dengan pasal 2 dan 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 Perubahan atas Undang- undang nomor 20 Tahun 2001 Jo 55 dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

“Besok pelimpahan ke Pengadilan Tipidkor, semoga dalam waktu dekat segera disidangkan,” katanya. (parulianturnip)