Paslon Pilkada Karimun mnomor urut 02, Iskandarsyah dan Anwar. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Sangketa Pilkada Karimun 2020 babak baru. Kabar terbaru diterima redaksi lendoot, gugatan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 02, Iskandarsyah- Anwar Abubakar diterima Mahkamah Konstitusi (MK). Rencananya akan disidangkan akhir Januari mendatang.

Seperti diketahui, Hasil Pilkada Karimun 2020 telah digugat Paslon Nomor Urut 2 atas dugaan adanya kecurangan dalam proses demokrasi yang dilaksanakan 9 Desember 2020 lalu.

Setelah beberapa kali perbaikan, gugatan itu akhirnya diterima MK. Dan acara, Sidang Perdana Guguatan Pilkada Karimun digelar pada 26-27 Januari mendatang.

“Sidang perdana 26-29 Januari 2021,” kata Sekretaris DPD PKS Kabupaten Karimun, Mohammad Ginastra, Rabu (13/1/2021).

Dalam sidang itu, Ginastra mengungkapkan, akan hadir pihak KPU Karimun sebagai termohon dan Kubu pasangan calon Bupati dan wakil.Bupatu Karimun sebagai pihak yang terkait dan Bawaslu Karimun sebagai pemberi keterangan.

Kita telah menyiapkan tim Pengacara yang beranggotakan 5 orang untuk sidang itu. Salah seorang Pengacara merupakan rekan Pengacara Kondang Yusril Ihza Mahendra, “kata Ginas.

Ia menyebutkan, dalam sidang sangketa Pilkada itu pihaknya akan menghadirkan 3 orang ahli dari dua universitas ternama Indonesia, antara lain Universitas Indonesia dan Universitas Andalas.

“Dari UI ada dua dan 1 orang dari Universitas Andalas Padang,” katanya.

Selain itu, Ginas mengatakan pihaknya juga akan membawa 8 orang saksi dari Karimun.

“Saksi ada delapan orang kurang lebih, nanti itu tergantung hasil pemeriksaan pemeriksaan dari MK,” katanya.

Saat ditanyai terkait materi gugatan, Ginas enggan membeberkan lebih rinci, ia hanya menyebutkan materi gugatan akan terkait dugaan pengelembungan suara.

Ketika disinggung materi perihal gugatan pihaknya, Ginastra menyatakan kemungkinan dugaan penggelembungan suara.

“Ini kejadian luar biasa, penggelembungan suara, ada juga korelasinya dengan mati lampu. Nanti kami buka di persidangan semua,” katanya.

Ia mengaku cukup optimis dengan bukti yang ada, keterangan keterangan ahli, Paslon Bersinar akan memenangkan sidang gugatan di MK tersebut. Menurutnya, jika Pilkada berlangsung jujur, Paslon Bersinar akan keluar sebagai pemenang Pilkada Karimun 2020.

“Cukup yakin menang, 80 persen. Kalau jujur, tidak digelembungkan suara itu, kita yang menang pilkada,” katanya. (rko)