Karimun, Lendoot.com – Kapal Tongkang bermuatan debu granit seberat 4.053 ton ditabrak Kapal Mv Sugero berbendera Korea Selatan di Perairan Internasional Line I Timur Laut Pulau Karimun Anak, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (14/1/2021).

Kecelakaan laut itu terjadi, Kamis dinihari atau sekira pukul 03.30 Wib, ketika Kapal Tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Indah Laut 2201 menuju ke Singapura.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun Capt Barlet Silalahi melalui Kabid Keselamatn Berlayar Penjagaan dan Patroli Capt Herbert menjelaskan, TB Indah Laut berbendera Indonesia itu berangkat dari Kabupaten Karimun pada Rabu (13/1/2021) dan menuju ke Singapura .

Insiden kecelakaan laut itu terjadi di perairan Internasional, Kapal Tongkang itu di tabrak MV Sugero di dalam TSS Selat Singapore di Crossing Area East Bound Lane (± 3,6 NM sebelah timur Pulau Karimun Kecil), ”kata Herbert, Jumat (15/1) / 2021).

Tabrakan itu terjadi, menurut Herbert terjadi ketika, TB Indah Laut 2201 memotong Traffic Separated Scheme (TSS) menuju ke Singapura dan menabrak lambung kiri tongkang.

“Tidak lama setelah terjadi tubrukan itu kedua kapal bergerak keluar dari TSS ke arah selatan guna mencegah terhambatnya kapal-kapal yang berlalu lintas di wilayah tersebut,” jelas Kapten Herbert.

Herbert menyatakan, kejadian tersebut pihaknya langsung bergerak cepat dengan memerintahkan kapal patroli KSOP Tanjung Balai Karimun KN.P 352 ke lokasi kejadian.

Hal itu untuk melakukan pengamatan visual dan keselamatan berlayar di lokasi dengan mengarahkan kapal MV. Segero dan TB.Indah Laut 2201 dengan Tongkang PCF2402 untuk bergerak di perairan yang lebih aman yaitu di area STS Tanjung Balai Karimun.

“Kita telah berkoordinasi dengan unit-unit yang terkait seperti VTS Batam dan Pangkalan PLP Tanjung Uban. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Ia memastikan, atas kejadian itu tidak ditemukan adanya pencemaran maupun tumpahan minyak.

“Kami akan melakukan pendalaman terhadap penyebab kecelakaan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja, tongkang tersebut mengalami kerusakan pada bagian lambung kiri bagian tengah.

“Haluan kapal MV. Segero sudah terlepas dari Tongkang PCF 2402, tongkang tersebut saat ini masih terapung dan sudah digerakkan oleh TB. Indah Laut 2201 di perairan yang lebih dangkal untuk penanganan lebih lanjut,” kata Herbert.

Ia juga memastikan kejadian itu tidak mengganggu operasional berlayar TSS. (Rko)