Karimun, Lendoot.com – Korban musibah kebakaran di Pondok Pesantren Mutiara Bangsa, Desa Parit Kecamatan Karimun, mendapat simpati sejumlah komunitas.

Adalah Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) dan Komunitas Ruqyah Syar’iyah an-Nur menggelar aksi sosial donasi untuk membantu korban

Aksi yang berjalan sejak 25 Januari lalu itu berhasil menggalang bantuan sebesar Rp 9.355.000 dan logistik lainnya seperti Al-quran, perlengkapan ibadah, baju, alat tulis dan sembako.

Ketua GCM (Gerakan Cinta Masjid) Tasrim Almunaf mengatakan, aksi sosial tersebut didasari rasa kekeluargaan dengan ikut merasakan apa yang dialami keluarga besar Pondok Pesantren Mutiara Bangsa. Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban korban kebakaran.

“Kita dari GCM dan RSN berinisiatif untuk memberikan bantuan ini, kita tidak ingin mereka terlalu lama larut dalam musibah ini dan mereka segera bangkit kembali,” kata Tasrim, Kamis (7/2/2019) pagi.

Dia mengatakan, penggalangan donasi hanya dilakukan dalam bentuk aksi pos media sosial dan posko yang dipusatkan di Sungai Lakam sehari setelah kejadian kebakaran. Dari aksi tersebut donasi sebesar Rp 9,355,000 berhasil digalang dan juga ada sumbangan Al-Quran, Perlengkapan Ibadah, Sembako, Alat Tulis dan Pakaian Layak Pakai.

“Ini dari donatur- donatur hamba Allah, bukan hanya dari Karimun melainkan dari Batam dan Tanjungpinang juga ikut berpartisipasi membantu. Meski bantuan ini tidak besar, kita harapkan dapat meringankan beban mereka. Donasi juga disisihkan untuk dibagikan ke santriwan dan santriwati selain kepada Ponpes,” ujarnya.

Tasrim berharap, kegiatan yang ditaja GCM dan RSN ini dapat memberikan harapan bagi keluarga besar Ponpes Mutiara Bangsa agar lekas bangkit dari musibah yang menimpa Pondok Pesantren tersebut.

“Kita harap mereka jangan terlalu lama larut dalam musibah dan menjadi ikhtiar serta menjadi asbab untuk lebih baik lagi kedepannya,” katanya.

Bantuan yang telah digalang tersebut, telah diserahkan langsung kepada pihak Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Minggu (3/2/2019) lalu. Wajah ceria dan bahagia juga menghiasi santriwati yang langsung menerima bantuan tersebut. (riandi)