Forum Gerakan Suara Masyarakat Tak Terwakili (Gemetar) saat menyampaikan bantuan bagi korban musibah angin puting beliung, Minggu (15/11/2020).

Karimun, Lendoot.com – Forum Gerakan Suara Masyarakat Tak Terwakili (Gemetar) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyalurkan bantuan sebanyak 77 paket sembako kepada warga terdampak musibah angin puting beliung, Minggu (15/11/2020).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua umum Gemetar, Mochammad Nasrudin didampingi wakil ketua harian Kharis Ali dan beberapa pengurus Gemetar yang dihadiri oleh Lurah Baran Timur, Babinsa dan Koordinator Tagana Karimun, Deddy Risdianto.

Mochammad Nasrudin mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian Forum Gemetar untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah angin puting beliung yang memporak-porandakan rumah mereka beberapa waktu lalu.

“ini merupakan kegiatan sosial kawan-kawan gemetar, sebagai bentuk kepedulian kita yang ingin meringankan beban saudara kita yang mengalami musibah. Perlu diketahui, kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan politik, karena kegiatan ini dari kita dan untuk kita, masyarakat karimun,” katanya.

Nasrudin mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut adalah tahap pertama yang diberikan kepada 77 KK sebanyak 301 jiwa terdampak angina puting beliung. Bantuan ini merupakan hasil swadaya yang tergabung dalam Forum Gemetar yang memiliki sedikit kelebihan untuk membantu sesama.

“Alhamdulilah bantuan ini baru saja kita serahkan, dan ini adalah bantuan tahap pertama, minggu depan kita akan menyerahkan kembali bantuan sembako tahap ke dua, karena ada beberapa data yang belum masuk atau terdata oleh kita,” ujarnya.

Nasrudin menjelaskan, Forum Gemetar merupakan suatu wadah masyarakat yang bersama-sama ingin memperjuangkan agar mereka mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat lainnya. Forum yang baru saja terbentuk ini memiliki anggota sebanyak 500 lebih.

“Jdi Gemetar ini didalamnya orang yang jiwa sosialnya tinggi. Saat ini anggota kita sebanyak 500 lebih yang bersama-sama berkomitmen berjuang untuk masyarakat lemah dan tak terwakili. Untuk kegiatan kita lakukan rutin per minggu, salah satu bentuk kegiatan kita ya seperti ini, mengadakan kegiatan sosial, respon terhadap permasalahan-permasalahan masyarakat seperti bencana alam atau kejadian apapun,” jelasya. (rnd)