Karimun, Lendoot.com – Tiga kru KM Putra Pantai Solop (Sebelumnya ditulis KM Tanjung Solop,red) terombang-ambing selama 6 jam sebelum diselamatkan petugas Maritim Malaysia, Jumat (1/11/2019) pagi.

KM Putra Pantai Solop diketahui tenggelam di perairan Malaysia, setelah dihantam ombak beberapa kali saat cuaca buruk terjadi pada Jumat dinihari. Akibatnya, kapal patah dibagian tengah dan membuat kru kapal harus terombang-ambing di laut.

Tiga kru KM Putra Pantai Solop berhasil selamat setelah menggunakan life jaket dan bertahan diatas sejumlah drum dari pukul 23.00 Wib hingga 06.00 Wib. Mereka ditemukan petugas Maritim Malaysia di antara perairan Pulau Pisang dan OPL.

Syamsul Bahri (42) salah satu kru KM Putra Pantai Solop menceritakan, kapal mereka tenggelam setelah dihantam ombak pada Kamis (31/10/2019) sekra pukul 23.00 Wib.

“Kapal kami tenggelam dihantam ombak di perairan Malaysia, sekitar jam 11 malam lah,” kata Syamsul Bahri saat ditemui di kantor Satpolair Polres Karimun.

Syamsul bersama rekannya selamat setelah menggunakan life jacket dan sejumlah drum untuk bertahan di tengah laut.

“Kita sudah melihat kapal patah dibagian tengah, setelah itu langsung mengenakan life jacket dan pindah kedepan kapal untuk bertahan sementara. Kapal tenggelam tidak lama itu,” katanya.

Ia sempat mengabari sang istri melalui pesan whatapp, namun pesan tidak terkirim diakibatkan sinyal mendadak hilang.

“Sempat mengirimkan pesan ke istri kalau kapal karam dihantam ombak,” katanya.

Syamsul yang mengaku syok setelah kejadian itu menceritakan, pada pagi hari dirinya sempat melihat ada kapal pesiar yang melintas tidak jauh dari lokasi tempat ia terapung.

“Sempat melambai tapi tidak terlihat. Namun setelah itu baru kapal maritim malaysia datang menyelamatkan,”katanya.(ricky robiansyah)