Dukung Keberadaan PT GRM, Warga Kecamatan Meral dan Meral Barat Minta Aktifitasnya Dilanjutkan. Foto : rk/Lendoot.com

Karimun, Lendoot.com – Puluhan perwakilan warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Meral dan Meral Barat melakukan pertemuan membahas keberadaan PT Grace Rich Marine di Baran Foodcort Kelurahan Baran Kecamatan Meral, Kamis (3/7/2020) malam.

Pertemuan itu memberikan masukan- masukan atas keberadaan Perusahaan asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) itu di wilayah tempat mereka. Para warga yang mengatas namakan warga asli tempatan itu meminta perusahaan dapat melanjutkan aktifitasnya dan membuka lowongan kerja bagi warga sekitar wilayah operasi.

Beberapa warga terlihat memberikan masukan-masukan terkait keberadaan PT Grace Rich Marine yang berdiri di Kecamatan Meral itu.

Seorang warga Baran, Darmadi menyampaikan seluruh yang hadir hendaknya mendukung keberadaan perusahaan apabila dapat menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga, khususnya warga tempatan.

“Kita disini untui bersilaturahmi. Perusahaan ini kan ada di tempat kita. Maka utamakanlah pekerjaan untuk anak-anak kita di sini. Kami mendukung keberadaan perusahaan disini. Tapi marilah saling mengisi,” kata Darmadi dalam pertemuan itu.

Perwakilan warga Kecamatan Meral dan Meral Barat itu menyatakan dukungannya terhadap investor manapun yang masuk ke Kabupaten Karimun.

“Investor mana yang membuka perusahaan di sini, kami mendukung. Yang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan periuk nasi kami,” kata warga lainnya Rusdi.

Rusdi menyampaikan apapun masalah dapat diselesaikan secara baik-baik dan tidak mengambil tindakan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jangan mengganggu priuk nasi kami. Apapun masalah bisa diselesaikan secara baik-baik. Bukan macam tidak ada aturan,” ujarnya.

Hasil dari pertemuan itu, warga yang hadir menyetujui keberadaan PT Grace Rich Marine di Karimun.

Bahkan mereka juga menyatakan dukungan dengan membubuhkan tandatangan secara bergantian di dua lembar spanduk berwarna putih di akhir pertemuan.

Pertemuan ini diketahui dilaksanakan setelah warga merasa adanya proses dari sejumlah pihak terkait keberadaan PT Grace Rich Marine di Karimun.

Diantaranya pada (29/6/2020), sejumlah warga Kampung Pesisir Kelurahan Sei Raya melakukan aksi damai di PT Grace Marine.

Mereka meminta perusahaan menghentikan operasional Kapal Hisap Pasir di laut.

(rk)