Kadinkes Rachmadi (kiri) dan Direktur RSUD M Sani, Zulhadi (kanan) yang dikabarkan mengundurkan diri. (riandi)

Karimun, Lendoot.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun dr Zulhadi dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.

Mundurnya orang nomor 1 di rumah sakit plat merah itu dibenarkan Sektretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Karimun Muhd Firmansyah, Rabu (30/12/2020).

“Iya (Dirut RSUD mengundurkan diri, red) ” kata Firman ditemui disela- sela kegiatan.

Terkait mundurnya dr Zulhadi masih belum diketahui alasannya. Firman saat ditanyai mengenai perihal tersebut meminta untuk langsung mengkonfirmasi ke yang bersangkutan.

“Silakan tanya langsung ke orangnya,” kata Firman.

Saat ditanya mundurnya Zulhadi dalam jabatannya terkait dana penanggulangan Covid-19, Firman juga langsung membantah. Begitu juga berkaitan dengan politik.

“Bukan karena itu,” katanya.

Surat pengunduran diri dr Zulhadi tersebut dikatakan Firmansyah sudah disampaikan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Hanya saja apakah disetujui atau tidak oleh bupati, Firmansyah mengaku belum tahu.

“Surat pengunduran diri sudah disampaikan sekitar seminggu lalu,” kata Firmansyah.

Zulhadi sudah menjabat sebagai Dirut RSUD Muhammad Sani Karimun selama kurang lebih 3 tahun lebih. Ia dilantik Bupati Karimun Aunur Rafiq pada 7 Oktober 2016 atau pasca Rafiq terpilih sebagai Bupati Karimun periode 2016-2021.

Pelantikan dr Zulhadi sebagai Dirut RSUD Karimun itu berlangsung cukup unik yakni digelar di lobi rumah sakit milik Pemkab Karimun.

Sebelumnya Zulhadi menjabat Kepala Puskesmas Meral.

Ia bersama sejumlah ASN lainnya kemudian mengikuti Seleksi Terbuka yang digelar Pemkab Karimun dan terpilih sebagai Dirut RSUD Karimun.

(rko)